shanaseanie_
Di sekolah, semua orang mengenal Reka ─ siswi berprestasi, ketua panitia yang bisa diandalkan, dan bintang organisasi yang tampak punya masa depan cerah.
Namun begitu langkah kakinya melewati ambang pintu rumah, Reka kembali menjadi Kaluna. Seorang anak perempuan yang harus menelan kepaitan, menjadi benteng di antara pertengkaran, dan pura-pura tuli saat ketidakadilan membagikan porsinya.
Luna bertahan, tersenyum, dan terus berpura-pura bahwa semuanya baik-baik saja ─ atas nama takut segalanya pecah.
Sampai di satu titik, ketika bising di luar tak lagi bisa menutupi kehancuran di dalam, Luna menyadari satu hal: rumah ini tidak pernah benar-benar menjadi tempatnya pulang.