haziepiee
Di antara ribuan wajah yang pernah aku temui, ada satu wajah yang tidak pernah berhasil aku lupakan.
Hazel punya keyakinan bahwa waktu bisa menyembuhkan segala luka, termasuk luka yang ditinggalkan oleh orang yang pernah menjadi rumah bagi kita. Tapi, bertahun-tahun setelah kita berpisah, takdir mempertemukan Hazel kembali dengan Avi - pria yang pernah membuat hidupnya begitu indah.
Mereka bertemu lagi, dan itu seharusnya menjadi pertemuan biasa saja. Namun, pertemuan itu malah membangkitkan kenangan yang selama ini terpendam dalam diam. Senyumnya masih sama, tatapannya masih sama, dan perasaan yang seharusnya sudah hilang itu masih ada. Kini, mereka berdua harus menghadapi masa lalu yang belum benar-benar usai.
Pertanyaan besar muncul: apakah cinta yang pernah patah masih layak diperjuangkan? Atau memang ada orang-orang yang hanya ditakdirkan untuk dikenang saja?
Kenyataannya, melupakan seseorang jauh lebih mudah daripada berhenti mengingatnya.