KalaHening123
Novel Yang Tidak Pernah Selesai: Aku Memilih Pergi untuk Menemukan Jalan Pulang karya Rifky Zakiyudin Majdi merupakan sebuah memoar naratif yang mengulas perjalanan emosional seorang pemuda dalam mencari jati diri, menyembuhkan trauma masa lalu, dan belajar menerima arti perpisahan. Mengambil latar di Ciamis, kisah ini berpusat pada tokoh Rifky, seorang anak ketiga yang tumbuh dengan perasaan sering dibanding-bandingkan dengan kedua kakaknya. Pengalaman masa kecil tersebut membentuk dirinya menjadi pribadi yang pendiam, memiliki kecenderungan people pleasing, takut membuat kesalahan, dan sulit mengucapkan kata "tidak" karena selalu menaruh kebahagiaan orang lain di atas dirinya sendiri. Perjalanan hidup Rifky semakin berwarna sekaligus rumit ketika memasuki kisah asmaranya yang terjalin selama tujuh tahun. Dimulai dari masa sekolah (MTs hingga SMA) dan berlanjut ke jenjang perguruan tinggi, hubungan tersebut diuji oleh keraguan, retaknya kepercayaan, serta rasa cemas Rifky akan masa depan. Merasa dirinya hanya akan menjadi beban dan penghalang bagi kebahagiaan pasangannya, Rifky membuat keputusan sepihak untuk mengakhiri hubungan tersebut. Keputusan berat ini membawa Rifky pada fase perpisahan yang menyakitkan, terutama saat ia harus menerima kenyataan bahwa mantan kekasihnya akhirnya bertunangan dengan orang lain. Melalui masa-masa sulit tersebut, novel ini menggambarkan proses penerimaan dan pendewasaan Rifky secara mendalam. Dari menulis surat yang tak pernah dikirim hingga belajar merangkul inner child-nya, ia perlahan menyadari bahwa pengorbanan tanpa batas bukanlah bentuk cinta yang sehat. Pada akhirnya, cerita ini menyampaikan pesan moral mendalam bahwa "jalan pulang" yang sejati bukanlah kembali ke masa lalu atau kepada orang lain, melainkan keberanian untuk memaafkan, menghargai, dan mencintai diri sendiri.