Fajar menyapa dengan sunyi yang penuh makna.
Azan berbisik lembut, menuntun jiwa mencari ketenangan.
Di antara embun dan doa yang tak terucap,
terdapat kekuatan untuk berdiri, walau sendiri.
"Seorang remaja perempuan berseragam putih abu-abu menggendong tas ranselnya berdiri diantara barisan spanduk tersebut. Ia tengah menunggu kendaraan umum. Juga seorang pria berusia pertengahan yang berdiri tak jauh darinya. Pria itu mengenakan setelan kemeja dan berselempangkan tas kerja. Rambutnya yang tersisir rapi memantulkan kilau yang sama dengan sepatunya."