will7f
Aku selalu berpikir gagak hanya burung biasa, hitam, berisik, dan datang tanpa alasan yang jelas sampai suatu hari aku menyadari bahwa mereka tidak pernah benar-benar datang tanpa alasan, mereka hanya muncul ketika sesuatu telah berakhir, atau ketika sesuatu sedang menunggu untuk mati.
Malam itu, di jam sebelas yang tidak pernah benar-benar pergi dari kepalaku, aku kehilangan lebih dari sekadar orang tua, karena di sana, di antara darah yang belum sempat mengering dan tubuh yang tidak lagi bergerak, aku melihat sesuatu yang kemudian terus mengikutiku ke mana pun aku pergi, bukan hanya bayangan kakakku yang berdiri dengan tangan berlumur darah, tapi juga perasaan bahwa sejak saat itu, aku tidak lagi menjadi anak kecil yang sama.
Tapi sebelum semuanya benar-benar selesai, dia memberiku sesuatu yang tidak pernah kupertimbangkan, sebuah kebenaran yang tidak membersihkan apa pun, tidak juga memperbaiki apa yang sudah hancur, hanya mengubah bentuk dari luka yang sudah lama ada.
Dan untuk pertama kalinya, aku mengerti sesuatu tentang gagak yang selama ini tidak pernah kupahami, bahwa mereka tidak datang untuk membawa kematian,
mereka hanya tinggal di tempat di mana kematian sudah lebih dulu terjadi.
Namaku Rhyno.
Dan mungkin, Aku hanya seseorang yang terlalu lama tinggal di tempat yang sudah mati, sampai akhirnya lupa bagaimana rasanya pergi.