zhngchle97
Dear my J,
Aku lelah, aku tidak akan menyerah jika bukan kamu sendiri yang memaksaku untuk menyerah. Sebodoh inikah aku yang terlalu mencintaimu hingga aku lupa bahwa aku juga berhak untuk bahagia, menikmati masa muda dengan tawa tanpa duka.
Jika saja penyakitku ini dapat terlihat secara kasat mata, mungkin kamu akan terkejut melihat sekujur tubuhku penuh luka, beserta darah yang belum mengering. Post trauma disorder was never easy yet you don't give a shit about it.
Mungkin benar, Tuhan menciptakan manusia dengan beraneka rupa, sayangnya sebagian dari mereka terlahir tanpa rasa empati dan peduli, termasuk kamu. Sebelum aku benar-benar pergi, maafkan aku, karena bahkan setelah semua ini, aku masih saja menyayangimu.
(Sebuah pesan teks yang tidak pernah ku kirim)