achnie
Di area tambang, kecelakaan kerja sangat dihindari. Tapi kalau kecantol Mas Mekanik? Itu takdir yang harus disegerakan!
Bagi Dira, bekerja sebagai Admin HSE baru di perusahaan carter alat berat adalah awal dari misi hidupnya yang paling ugal-ugalan. Semua bermula di satu pagi yang cerah, saat netranya tidak sengaja bertubrukan dengan Arka-sang Leading Hand Mekanik yang sedang memimpin safety talk. Arka itu dingin, kaku, super introvert, dan dunianya hanya berputar di antara baut, oli, dan mesin Excavator. Tapi di mata Dira yang seorang ekstrovert akut berlabel "Cegil" (Cewek Gila), Arka adalah masa depannya.
Sejak hari itu, benteng ketenangan Arka runtuh total. Mulai dari kepungan bekal siang berbentuk traktor, aksi heroik penyelamatan tabrakan beruntun akibat emak-emak, hingga tradisi sore hari di mana Dira sengaja berdiri di balkon kantor kontainer lantai dua hanya untuk meneriakkan, "Sayangku hati-hati pulangnya, I love you full!" lewat megaphone. Arka? Tentu saja langsung tancap gas pakai motor trailnya karena menahan malu setengah mati.
Namun, konsistensi sang "Cegil" yang kemudian naik jabatan menjadi Safety Officer lapangan ini perlahan menjangkiti hati Arka. Lewat romansa slow-burn di tengah debu batu bara, Arka yang merangkak dari kasta pekerja terbawah membuktikan cintanya dengan cara yang paling wholesome. Dari lamaran anti-mainstream di atas bucket Excavator pada bulan Agustus, pernikahan manis di bulan November, hingga kehebohan ruko PVC buatan sendiri saat menyambut Raka, jagoan kecil mereka di bulan Juli.
Ini adalah kisah tentang bagaimana APD (Alat Pelindung Diri) bisa menjaga keselamatan kerja, tapi tidak akan pernah bisa melindungi hati seorang mekanik dari serbuan cinta yang ugal-ugalan.