SilenceWriter
Seorang kurir dengan hidup pas-pasan, penghasilan seadanya, dan satu masalah klasik: dikhianati oleh orang yang ia percaya.
Di tengah rutinitasnya mengantar paket dan menelan realita pahit, hidupnya berubah saat sebuah sistem aneh aktif. Setiap perbuatan baik yang ia lakukan kini dihargai dengan uang. Bukan janji. Bukan karma abstrak. Uang sungguhan.
Dari titik terendah, sang kurir mulai menapaki jalan baru. Tapi pertanyaannya sederhana dan berbahaya:
jika kebaikan bisa dibeli dan dihitung, apakah ia masih disebut tulus?
Cerita ini mengikuti perjalanan seorang kurir yang perlahan keluar dari keterpurukan, menghadapi pengkhianatan, godaan sistem, dan pilihan moral yang tidak selalu hitam atau putih.
Disclaimer:
Cerita ini sepenuhnya fiksi. Segala kesamaan nama, karakter, atau peristiwa hanyalah kebetulan. Penulis mohon maaf apabila terdapat kekurangan dalam penyajian cerita.