JauhariAlikhsan
Hari ini aku ingin menjemput diriku pulang, kembali ke asalnya. Sudah terlalu jauh harapanku tumbuh tak berujung. sudah terlalu lama, rasaku hidup dalam kabut yang mengubur waktu. Barangkali sebentar lagi penantian sampai pada titik indahnya, barangkali nanti peluk akan ada artinya, tetapi segala barangkali hanya membuat diriku semakin terbuang. Tawa-tawa ksihan sudah terlampau berisik. Sedih untuk di mengerti, namun tak ada yang bisa membuatmu tinggal. Tidak kesetiaaanku, tidak juga pengorbananku. Lama aku tersadar, mencintai saja tidak cukup.
Selamat tinggal.
buntu....tabu...semu...,
menyisir dalam kegelapan
mencari celah peralihan
mendongak penuh pengharapan
memaki-maki lalu sembunyi
merangkak menikam sepi
lalu pergi membawa simpati
pura-pura menengok ragu
malambai dengan langkah gontai
sialan aku tertipu
manis tutur kata yang terbungkus norma-norma
hujan mengikis rindu
lalu mati tergerus ragu
pulang tertunduk layu
mati tak mau tahu
semua masih tertinggal di beranda
berhamburan berserakan
apa pedulimu keheningan
mana janjimu kesunyian
...
hilanglah sebentar
aku ingin istirahat