acepsudrajat
Sibak air itu telah menepi
Mengikat kaki memangsa waktu
Berdaya,tidaklah berdaya
Tangis itu telah terparas
Mengepal erat luluh dan kusam
Sengketa mulai mengecam awan
Rindang atap mungkin tiada lagi
Kepintu manakah?
Bimbang bertali langkah membatu
Pikir cerita hanyalah gelap
Kepintu manakah...?
Mungkin ini adalah waktunya
Yang tiada lain adalah pilihan
Beranikan,sudah saatnya
Mata ini bukanlah mata mata
Berikan jawaban padanya
Ini dunia adalah pasangan
Raih yang seharusnya
Senyumlah,putaran itu masih berlaku
Kapan tiba saatnya bukanlah pencarian
Maka beranikan,sudah saatnya
Kerikil itu adalah Fatamorgana
Hampirilah dan terjanglah
Biar dapat berimbang dan mengerti
Janganlah engkau lari
Masih dini untuk kau ketahui
Biarkan dan longgarkan
Semua telah terbukti
Siang dan malam adalah pergantian
Maka Beranikan,sudah saatnya
Dan ingatlah engkau
Bila Fajar sudah menyingsing
Lantunan burung sudah mulai berlagu
Kuncup bunga mulai memekar
Janganlah engkau buang dengan bangga
Dia adalah guru sejatimu
Penguji jiwa dan ragamu
Pengantar jengkalan langkahmu
Pelajaran nyata akan semesta
Hingga Keberanianmu itu,engkau nikmati
Maka Peliharalah....