Sabtu pagi yang cukup cerah ini, giselle baru terbangun dari tidur lelapnya. Ia masih bermanja-manja dengan kasurnya.
"Giselle udah bangun?" tanya eomma dari balik pintu
"hm udah ma" jawabnya
"turun ke bawah ya bantuin eomma"
"iya 5 menit lagi aku turun" jawab giselle sambil ngulet di atas kasurnya
Giselle pun turun ke bawah dan menghampiri eomma nya yang sedang disibuk di dapur
"kue untuk apa eomma?"
"buat dibawa nanti dinner"
"dinner?" tanya giselle sambil mengerutkan dahinya
"ah iya eomma lupa bilang ke kamu, kita mau dinner dirumah tante yoona"
"gak eomma aja?" kata giselle
"kita berdua tante yoona katanya kangen sama kamu terakhir udah sebulan yang lalu pas kamu nginep disana"
"hm okedeh, ini aku musti bantuin apa?"
"ini dekor kue nya" kata eomma
Ibu dan anak ini pun sibuk membuat kue hingga tak terasa waktu sudah menunjukan pukul 1 pm
"eomma aku ke kamar dulu ya ngantuk nanti bangunin"
"iya nanti eomma bangunin makasih ya sayang"
Giselle pun kembali ke kamarnya untuk tidur lagi
jam sudah menunjukan pukul 4 pm giselle dan eomma nya sudah siap untuk pergi dinner. Kali ini halmoni tidak ikut karena ada jadwal terapi. Sejujurnya giselle belum siap bila harus ketemu Jef lagi, giselle juga tidak mengerti bagaimana perasaannya sekarang terhadap jef, ia hanya ingin let it flow saja dengan perasaannya.
Sesampainya di kediaman tante Yoona aku dan eomma pun masuk ke dalam rumah tante Yoona. Seperti biasa kedatangan kami selalu disambut hangat oleh keluarga ini.
"makin cantik aja nih giselle" kata tante yoona
"hahaha bisa aja kamu yoona" kata eomma
"halo tante" sapa giselle
"Jef mana?" tanya eomma ke tante Yoona
"jef sekarang tinggal diapartement Yuri, sudah aku suruh dateng sih tapi dia suka sibuk" jawab tante Yoona
"Ah iya kerjaannya mungkin banyak ya, oh iya ini kue untuk kamu" kata eomma sambil memberikan kue nya ke tante Yoona
"ih repot-repot bawa kue" kata tante Yonna sambil mengambil kue yang diberikan
kami bertiga pun masuk rumah tante Yoona agak sepi karena kak krystal masih di Prancis, Jef sudah tinggal sendiri di apartement, dan om David sedang pergi ke Amrik ada urusan bisnis.
"Giselle tante boleh bicara dengan kamu?"
"boleh tante dengan senang hati"
"Pinjem si cantik dulu ya Yuri"
"iya yoona"
Giselle dan tante Yoona pun ke teras belakang sambil menikmati teh
"tante mau ngomong apa?"
"tante harus ngomong dari mana ya, tapi maaf kalo tante lancang ya giselle"
"kenapa tante?" tanya giselle penasaran
"apa giselle udah punya pacar atau mungkin seseorang yang special?" tanya yoona hati-hati
"belum tante, kenapa tante tanya gitu?" tanya giselle penasaran
KAMU SEDANG MEMBACA
UNREQUITED LOVE
Fan-FictionPada hakikatnya memperjuangkan seseorang yang bahkan tidak memperjuangkanmu sama halnya seperti tangan tergores benda tajam perih. Kita sebagai manusia hanya bisa berangan dan berencana untuk sisanya itu urusan tuhan. Apakah cinta giselle akan terba...
