Di jam istirahat, sojung bersama kawan-kawannya pergi menuju kantin.
Joshua pesan makanan untuk teman-temannya itu.
Sekembalinya joshua kepada teman-temannya joshua mengajak sojung untuk membicarakan masalah visi dan misi.
"Gimana jung?"-tanya shua.
"Hah? Gimana apanya?"-jawab sowon tak paham.
"Visi misi nya bego!"-joshua menoyor kepala sojung.
"Ya santai dong! Pakenya kekerasan mulu lo! Sebel gue."-jawab sojung.
"Plis deh kalian bisa ga si gak ribut sehari?! Kalo ga jeonghan sama sojung ya pasti sojung sama joshua yang selalu adu bacot!"-kata nayeon.
"Ngapa jadi gue dibawa-bawa?"-bantah jeonghan.
Tiba-tiba, suara speaker menghentikan keributan mereka.
"Panggilan kepada sojung dan joshua dari kelas 11 ips 6 untuk segera menuju ke ruang osis"
"Aduh josh gimana nih, kita belom siapin visi misi nya?"-sojung terlihat sangat panik.
"Ah, udah. Sekarang kita keruang osis dulu, siapa tau bukan masalah visi misi yang bakal di omongin."-kata joshua.
Sojung menurut, akhirnya mereka berdua pergi menuju ruang osis.
Sesampainya sojung dan joshua di ruang osis, ternyata diruang osis sudah ada brian dan seungwoo.
"Weh, josh, sojung udah sembuh?"-tanya brian.
"O-oh udah bang"-jawab sojung tersenyum kikuk. Entah kenapa sojung merasa gugup saat ini.
"Jadi tujuan saya ngundang kalian kesini adalah untuk membahas masalah ulang tahun sekolah kita. "-jelas seungwoo.
"Kita, sudah sepakat untuk dari osis akan membawakan lagu day6 congratulations, jika kalian mau dan sanggup saya akan menambahkan satu lagu lagi, bagaimana?"-lanjut sengwoo.
"Gila woo! Satu lagu ini aja belom selese njir, masa iya mau nambah lagi!"-protes brian.
"Ya kan gue baru nanya markonah! Kalian sanggup kaga? Kalo gak sanggup yaudah ga usah!"-kata seungwoo.
"Oiya, satu lagi. Ternyata jieun gak bisa ikut buat jadi vocal, kira-kira joshua mau gak ya duet sama sojung?"-tanya seungwoo kepada joshua.
Joshua terlonjak kaget.
"Lah, ngapa jadi gue bang? Gak mau ah, gue jadi keyboard aja kalo gak gue gitar, biar bang brian yang nyanyi"-tolak joshua.
"Oh, mau nolak? Suara lo tu Bagus josh, dahlah ya nyanyi duet sama sojung."-brian memohon pada joshua.
.
.
.
.
Di parkiran.
"Gila tu si seungwoo! Bisa-bisanya dia nunjuk gue buat nyanyi bareng lo jung?"-curah joshua.
"Yaudah si josh, lagian nih ya suara lo tuh Bagus, jarang-jarang kan kita duet yang serius."-kata sojung.
Joshua hanya menghela nafas.
Di ruang osis.
"Woo, gue mau cerita deh."-brian.
"Paan?"-seungwoo.
"Kalo di liat-liat sojung cantik ya"-brian.
"Lo naksir sama sojung?"-tanya seungwoo.
"Gak tau, belom jelas naksir apa kagak"-brian.
"Lu deketin dulu si minhyun biar lo bisa pdkt sama si sojung. Kan si minhyun abangnya sojung"-kata seungwoo.
.
.
.
.
Joshua mengantarkan sojung pulang dikarenakan minhyun ada urusan mendadak.
"Thanks ya josh, mau masuk dulu ngga?"-tawar sojung. Namun joshua menolak.
"Eh, gausah jung. Gue mau langsung balik udah sore juga."
"Yaudah lo hati-hati."
Joshua mengacungkan jempolnya.
Sojung masuk kedalam rumah, saat sojung melewati ruang keluarga langkah sojung di hentikan oleh panggilan bundanya.
"Sojung, duduk"-suara bunda sojung terlihat tenang namun mampu membuat sojung merinding.
"Kenapa bund?"-tanya sojung.
"Kamu berantem sama minhyun gak harus kaya gitu caranya jung!"-bentak bunda.
"H-hah? Sojung gak berantem sama minhyun bund."-elak sojung.
"Kalo kamu berantem sama minhyun,harusnya kamu gak perlu buat minhyun masuk rumah sakit! Bunda kecewa sama kamu!"-setelah itu bunda menampar pipi sojung.
"Minhyun masuk rumah sakit bund?"-tanya sojung, namun tak di jawab oleh bundanya.
Sojung bergegas menuju kamar, untuk berganti pakaian setelah itu sojung menghubungi joshua untuk mengantarkan dirinya kerumah sakit.
Sesampainya sojung dirumah sakit sojung menemui ayahnya.
"Ayah, minhyun kenapa?"
"Jung, minhyun keracunan tadi ada temen minhyun yang bilang ke ayah kalo dia lihat kamu ngasih sesuatu ke minuman minhyun. Apa benar jung?"-tanya ayah penuh kekecewaan.
"Ayah? Sojung gak mungkin ngelakuin itu ke minhyun yah, sojung sayang sama minhyun."-kata sojung penuh yakin.
Ayah sojung pergi meninggalkan sojung.
Sojung masuk kedalam ruangan minhyun bersama joshua. Saat sojung ingin menghampiri minhyun, tiba-tiba minhyun menahan.
"Mending lo pergi!"-usir minhyun.
Sojung mematung, sama hal nya dengan joshua.
"Hyun? Gue salah apa sama lo?kenapa lo kaya gini?"-tanya sojung.
"Lo, kalo pengin gue mati lo bunuh gue secara langsung! Gue kecewa sama lo jung!gue udah anggep lo lebih dari apapun lo anggep gue, gue udah sayang sama lo semana gue sayang sama adek gue sendiri, tapi nyatanya lo menghianati rasa sayang gue sama lo? Tega lo jung! Sekarang gue minta lo pergi, jangan ganggu dan jangan pernah temuin gue lagi!"-kata minhyun penuh dengan penekanan.
Air mata sojung sudah tidak bisa terbendung lagi. Akhirnya sojung lari keluar meninggalkan ruangan minhyun.
Joshua menatap kecewa ke arah minhyun.
"Gue kecewa sama lo!"-joshua.lalu joshua pergi menyusul sojung.
A/N: ceritanya makin sini makin ga nyambung
Jangan lupa votmennya teman!
KAMU SEDANG MEMBACA
KATING || Han Seungwoo
RandomBerawal dari acara sekolah, akhirnya sojung menemukan dambaan hatinya.
