PROLOG

50.4K 1.1K 82
                                        

Hi para pembaca lama ataupun baru 👋🏻 Welcome to Arsenio —my first wattpad story. I made this on 2020, tapi sudah direvisi sedemikian rupa agar lebih rapih dan tersusun. Dan semoga, ini jadi revisian terakhir ya...so... enjoy and happy reading!

⚠️KALAU ADA KESAMAAN VISUAL TOKOH, ALUR, TEMPAT, NAMA TOKOH DLL, MUNGKIN HANYA KEBETULAN. KARNA AKU GA ADA PLAGIAT SAMA SEKALI! INI BNR' DARI YG AKU PIKIRIN! KLO KALIAN MAU LANJUT, SILAHKAN. YG UDH MULAI GA SUKA, BS LGSG OUT, TERIMA CASH🙏⚠️

 YG UDH MULAI GA SUKA, BS LGSG OUT, TERIMA CASH🙏⚠️

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Bruk!

Suara dari dua kendaraan yang saling bersenggolan berhasil memecah riuhnya area parkiran sekolah pagi ini. Dalam hitungan detik, kepala-kepala mulai menoleh, bahkan beberapa dari mereka memilih berhenti untuk melihat keributan itu.

Di tengah padatnya kendaraan yang sedang berdulu-dulu memasuki kawasan sekolah, sebuah mobil putih mewah dengan tidak sengaja menyenggol sebuah motor sport hitam yang terlihat paling mencolok diantara yang lain.

Si pemilik motor tersebut tersentak. Tatapan tajamnya langsung jatuh pada si pengemudi mobil yang enggan keluar. Tangannya mengepal kuat.

Tabrakannya memang tidak keras, namun cukup menyenggol ego si lelaki.

Dengan segera ia melepas helm full facenya secara kasar dan turun dari motor. Langkah tegapnya membawanya ke pintu sebelah kanan—kursi pengemudi. Dengan tidak sabar, ia mengetuk kaca itu beberapa kali.

Perlu beberapa kali ketukan sampai akhirnya si pengemudi menurunkan kaca mobil. Sebuah wajah manis seorang gadis terlihat.

Ia memandang lelaki di hadapannya dengan tatapan tenang—terlalu tenang untuk situasi yang panas ini.

"Lah... cewek, anjir!" celetuk seorang lelaki yang kini berada dibarisan penonton dadakan. Suaranya setengah berteriak, kaget.

"Bisa minggir? Gue udah telat."

Si pemilik motor itu menatap gadis yang ada di dalam mobil dengan tatapan tidak percaya.

"Sen, udah. Lecet dikit doang kan?" seorang lelaki dengan rambut bergaya bak artis korea datang menghampiri.

Namun lelaki yang dipanggil 'Sen' itu nampaknya enggan menghiraukan kehadiran sahabatnya. Ia malah menatap gadis di hadapannya dengan tajam.

"Turun." titah si lelaki yang kini diselimuti emosi itu.

Sedangkan sahabat yang berdiri disebelahnya tadi hanya bisa menghela napas dan memijat pangkal hidungnya.

Mulai dah nih orang, pikirnya begitu.

Gadis itu nampak mengernyit heran, "Lo bikin macet, tau gak?"

Lelaki itu berdecih pelan, "Gak pernah ada yang permasalahin dari dulu. New kid, huh?" ucapnya sinis.

Gadis itu menggeram kesal. Ia melemparkan tatapan tajam ke si lelaki menyebalkan di hadapannya itu. "Minggir atau gue tabrak motor lo." ancamnya.

"Gue bilang turun—"

"Gak."

"Turun!"

"Oke, fine!"

Sudut bibir lelaki itu terangkat sedikit, merasa puas karena berhasil membuat gadis itu menuruti ucapan—

Bruk!

Sedetik setelahnya, rasa puas yang ia rasakan tadi lenyap begitu saja ketika si gadis benar-benar melakukan apa yang ia ucapkan.

Bukan sekedar ancaman.

Kali ini suara tabrakan itu jauh lebih kencang dibanding yang pertama—gadis itu benar-benar menabrak motor hitam mengkilap yang menghalangi jalannya hingga terjatuh.

"Lo..."

"Gue gak suka pengulangan." tekan gadis itu, sebelum akhirnya benar-benar melajukan mobilnya ke arah parkiran.

Mereka semua yang ada disana terperangah kaget sekaligus tidak percaya. Terutama si pemilik motor yang kini mengepalkan tangannya kuat-kuat.

"Well, that's...amazing." ucap si lelaki yang berdiri di sebelahnya—Alan—dengan ekspresi kaget.

"Anjir! Masuk nih ke dalam tujuh keajaiban dunia by On The Spot!" sahut yang lainnya—Canva— dengan pandangan yang tidak lepas dari mobil putih bersih yang baru saja mengibarkan bendera perang pada sahabatnya.

Arsen menoleh ke arah motornya, lalu kembali pada mobil putih yang sudah hilang di belokan gedung—dengan tangan terkepal sempurna.

"Brengsek."



Bersambung....

Weh halo semua😏
Gmn sama prolog nya? Serius aku bingung bgt mau gmn😭 jd gini aja ya HEHEHE.

Hargain setiap penulis yang ada ya! Mungkin cerita aku bakal ada yang sama dengan cerita/film lain, tapi aku bener bener bikin ini dari pikirian aku sendiri dan ga ada niatan buat nge-copy cerita lain.

Bagi yang suka bisa di lanjut, dan jgn lupa tinggalin jejak woi😤. Yang ga suka boleh langsung out sekarang, dari pada kalian meninggalkan jejak jejak tdk ramah disini🙄😤

Dah gt aja, silahkan membaca part part selanjutnya. Semoga kalian suka ⭐️

ARSENIO [REVISI]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang