prologue

9 5 3
                                    

"Pa, mama Chayla mana? Kok temen Chayla punya Mama? Chayla kok enggak?"

"Nggak usah tanya-tanya tentang dia Shayla! Mama mu udah mati ketabrak bis malam!"

"Emm-- oke pa, sorry."

___

"Eyang, mama Chayla bener udah mati?"

"Kata siapa nak?"

"Kata Papa, tadi kata Papa bilang Mama udah mati Chayla dia ketabrak bis malam gitu Eyang,"

"Nggak kok sayang, Mama kamu masih ada,"

"Dimana Eyang? Chayla juga mau punya Mama kaya temen Chayla."

"Ada kok sayang, Mama kamu masih ada, tapi sekarang belum bisa ketemu aja, sabar ya nak,"

"Kapan Eyang Chayla ketemu Mama?"

"Besok sayang, besok ada waktu nya kamu ketemu Mama,"

"Untuk sekarang jangan tanya-tanya tentang Mama dulu ya ke Papa?"

"Em iya Eyang."

___

"Chayla-- Chayla--"

"Iya Dio sebentar!"

Shayla kecil berjalan keluar rumah menghampiri tiga teman sebaya nya.

"Chayla udah mandi?"

"Udah Gio. Gio, Dio sama Rica udah mandi?"

"Udah dong tadi Rica dimandiin sama Bunda,"

"Aku juga tadi dimandiin Mama."

"Gio juga udah, tadi dimandiin Omma,"

"Gio kenapa dimandiin Omma? Kan Gio punya Mama,"

"Biar sama kaya Chayla,"

"Kenapa Gio?"

"Gapapa Chayla, aku mau sama kaya kamu."

"Chayla tadi dimandiin Eyang lagi?" Tanya Dio.

"Iya Dio, kan Chayla ga punya Mama,"

"Udah Dio! Gausah tanya-tanya Chayla lagi, kasian Chayla!" Sentak anak laki-laki yang mirip sekali dengan Dio, Gio.

"Ayo main Chayla, gausah dengerin Dio jelek," ajak Risha sambil menggenggam tangan Shayla.

"Kok aku yang salah?"

"Iya emang kamu Dio! Chayla jadi sedih kalo kamu tanya gitu!" Jawab Gio.

"Maaf Chayla, Dio minta maaf ya,"

"Iya Dio gapapa, Gio jangan galak galak, nanti cepet tua loh,"

"Ayo main, jangan disini terus nanti kita gajadi main," ajak Shayla.

___

Gimana prolog nya? Sampe sini dulu ya kawan.

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: Aug 16, 2021 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

saudadeTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang