Hari demi hari, bulan demi bulan, tahun demi tahun. Tidak terasa waktu begitu cepat berlalu.
***
4 tahun kemudian..
"Nona, Tuan CEO mencari anda." Kata salah satu staff
"Iya, terima kasih. Aku akan kesana." Jawab wanita tersebut
Lalu, segera menuju ruangan CEO.
Ya, dia adalah Seorin. Dia sekarang bekerja di sebuah perusahaan.
***
Di ruang CEO..
"Ngapain manggil?" Tanya Seorin ke CEO
"Oi! Yg sopan ngomong bisa gak?" Tanya CEO
"Iya.. Ada apa tuan Kim Soobin?" Tanya Seorin dengan wajah datar
Soobin, sekarang dia sudah menjadi seorang CEO di perusahaan keluarga Kim.
Awalnya Soobin memang tidak mau. Tapi karena dipaksa orangtuanya, akhirnya dia menurut.
"Laporan yang kemarin gw minta udah selesai?" Tanya Soobin
"Udah. Nanti gw antar ke sini." Jawab Seorin
Kemudian, Seorin pun pergi.
***
Sepulang dari kantor..
Seorin mengemudikan mobilnya menuju rumah, sambil melihat-lihat keadaan kota di sore hari.
Bagi Seorin, hari-hari yang dia lalui sekarang lebih membosankan dibandingkan saat dia kuliah dulu.
Seorin tidak berniat untuk cepat sampai ke rumahnya. Dia berkeliling kota sebelum menuju rumahnya.
Lalu, berhenti di depan sebuah rumah.
"Kapan ya, gw bisa ketemu lu lagi?" Batin Seorin
Seorin berhenti tepat di depan rumah Taehyun.
Rumah keluarga Park tampak sepi. Ya begitulah setiap harinya.
Taehyun tidak ada di rumahnya karena dia sedang bekerja di luar kota.
Rumah itu ditinggalnya saja, tapi kakak dan abangnya Taehyun selalu mengecek rumah itu setiap hari.
Taehyun biasanya pulang sekali sebulan. Itu pun hanya 3-5 hari saja di rumah. Karena dia harus pergi lagi keluar kota.
Rindu? Bagaimana tidak. Seorin pasti sangat merindukan sahabatnya itu. Biasanya dulu mereka selalu berdua kemana-mana, selalu menceritakan hal yang tidak penting, terkadang juga melakukan hal bodoh bersama. Bagaimana mungkin itu bisa dilupakan.
Lalu, Seorin kembali mengemudikan mobilnya menuju rumah.
***
Sesampainya di rumah..
Seorin segera masuk dan menuju kamarnya. Lalu, dia pergi membersihkan diri.
Sebenarnya Seorin tidak ingin pulang ke rumah. Dia selalu sendirian di rumah. Soobin juga tidak tinggal di rumah itu, karena dia sudah punya keluarganya sendiri.
Tentunya Seorin merasa kesepian.
Soobin pernah mengajak Seorin untuk tinggal di rumahnya. Tapi, Seorin menolak karena tidak ingin merepotkan kakak iparnya.
***
Setelah selesai mandi..
Seorin berencana untuk cepat tidur hari ini, karena dia merasa lelah.
Banyak hal yang dia lalui hari ini. Belum lagi ditambah dengan masalahnya dengan pacarnya.
Dia pun membaringkan tubuhnya di tempat tidur kesayangannya itu.
Sebelum tidur, Seorin mengecek hp-nya terlebih dahulu.
Dia sedikit terkejut karena menerima chat dari Taehyun.
Terry Ikan Asin
Rin? Gimana kabar lu. Masih waras kan?
¹⁸•³⁰
Seorin segera membalas pesan tersebut.
Seorin
Waras lah, dikit lagi hampir gila. Wkwkwkwk
¹⁸•³⁰
Lalu, Seorin pun chat dengan Taehyun sambil curhat tentang beberapa masalah yang dia alami hari ini.
.
.
.
.
.
.
KAMU SEDANG MEMBACA
MY BESTFRIEND IS MY HUSBAND
Romance-Choi Seorin Pernah gk sih, tiba-tiba aja kalian dilamar sama bestie kalian. Bayangin gw yg udh temenan sama dia bertahun-tahun, trus tiba" dia lamar gw!! Dan pas malam pertamanyaaa..... Wkwkwkwkk... Maaf, gw ngakak aja dulu, ntar kasih tau lanjuta...
