Part 1

4 0 0
                                    

Setelah kelulusan itu kami berempat memutuskan akan melanjutkan ke jenjang SMP, dan kami akan melanjutkan ke SMP Sejahtera, sekolah yang kami impi-impikan, sekolah yang terkenal dengan sekolah berprestasi, sekolah disiplin dan sekolah favorit.

"Gimana berkas - berkasnya sudah lengkap?" Tanyaku.
"Aku sudah Ko ssha", jawab Keyla.
"Mmm aku juga udah lengkap ko, ee kartu keluarga, surat kelulusan, ijazah, sama akta semua udah lengkap ssha", jelas Fiza.
"Wah Alhamdulillah sudah lengkap, jadi kita tinggal nganterin berkasnya aja ke sekolah, ehhh btw Helena ko blm dateng yaa, dia kemana ya, ko ga ngabarin siii dia kemana?" Tanyaku.

Karena Helena hari ini tidak datang ke tempat biasa kami berempat kumpul.

"Ehhh iya kemana Helena", tanya Keyla.
"Mungkin dia belum bangun kali", jawab Fiza.
"Hmm kita samperin ke rumahnya aja, takutnya Helena kenapa - kenapa", ucap ku.
"Oke dehhh, yu".. jawab keyla dan fiza bersamaan.

Kami khawatir pada Helena, karena dia tidak datang ke tempat biasa kami kumpul, kami takut Helena kenapa - napa, akhirnya kami memutuskan untuk pergi ke rumah Helena.

***

Tiba di rumah Helena.
Tok... Tok... Tok... Tok...
"Assalamualaikum Helena Helena..." Teriak kita berempat sambil ketok pintu.
"Wa'alaikumsalam, ehhh ada tressha, Keyla, sama Fiza  pasti mau ketemu Helena  yaa", tanya tante Indri.

Tante Indri merupakan ibu dari Helena yang merupakan teman ibuku juga.

"Iya Tante, Helenanya adaa?" Tanya kami berempat.
"Ada ko, silahkan masuk", jawab Tante Indri.
"Makasi banyak tanteee", ucap kami berempat.

Akhirnya kami masuk ke rumah Helena  dan bertemu dengan Helena.

"Hel, kenapa  ga ke tempat kita kumpul si, ga ngabarin juga", tanya fiza.
"Tau bikin panik aja", tambah keyla.
"Sebenernya ada apa hel? Oiya Berkas - berkas udah siap? " Tanyaku.

Akhirnya helena menjelaskan kepada kami kenapa dia tidak datang ke tempat biasa kami berempat kumpul.

Dalam DiamWhere stories live. Discover now