[F4] Bright - First (Thyme - Phupa) 4

212 17 9
                                        







Makanan sudah tertata rapi di depan Thyme. Dia lupa kalau dirumahnya selalu begini...dan pada akhirnya dia tidak menghabiskan semuanya

Tapi Thyme tetap mencoba menghabiskan makanan yang ada di piringnya

Ibunya juga sedang menikmati sarapannya. Thyme sedikit kaget ketika melihat ibunya sudah duduk di ruang makan karena ibunya hampir tidak pernah ada ketika Thyme sarapan, jadi dia benar-benar tidak menyangka

Keduanya hanya diam menikmati sarapan

"Aku ingin bicara berdua dengan Thyme", Thyme langsung melihat ibunya. Para pelayan yang mendengar itu tau kalau itu tanda mereka harus pergi dari sana...

Semua pelayanan pergi, hanya meninggalkan Thyme dan ibunya

Thyme diam, menunggu dengan was-was apa yang akan ibunya katakan

"Bagaimana kuliahmu?"

Thyme mengernyitkan alisnya, dia bingung mendengar pertanyaan ibunya

Ibunya melihat Thyme yang masih diam, dan Thyme sadar kalau ibunya benar-benar menanyakan itu

"Tidak ada yang spesial" Thyme mencoba fokus ke sarapannya lagi

"Mae dapat kabar kalau sudah beberapa kali kau tidak datang ke kelas"

"Aku hanya bosan", ibunya hanya mengangguk

Thyme melirik ibunya, ibu Thyme bukan orang yang sering menanyakan pertanyaan sepele

"Mae dengar kau putus dari Gorya"gerakan Thyme terhenti. "Kenapa kau tiba-tiba putus darinya ?. Kau bilang kau sangat menyukainya"

Thyme mengencangkan pegangan di sendoknya

"Apa ada orang lain yang menarik perhatianmu ?" Ibunya melirik Thyme yang fokus pada piringnya

Thyme diam

"Kenapa tidak menjawab pertanyaan Mae ?"

Thyme meminum airnya

"Apa ini karena anak yang bernama Phupha?"

Duk —Thyme menggebrak meja dengan gelasnya. Dia masih diam

Ibunya tersenyum sinis "Are you serious, Thyme ?"

Ibunya sudah tau

"Jangan mengganggunya" Thyme melihat ibunya, ada nada marah dan ancaman di dalamnya

"Jadi itu benar" Rosaryn meletakkan peralatan makannya

Keduanya adu tatap

Banyak hal yang melintas di kepala Thyme

"Kenapa kau selalu menyukai orang-orang seperti mereka?" Thyme bingung dengan apa yang dikatakan ibunya, "Mereka bukan siapa-siapa, mereka tidak selevel dengan kita" Thyme melihat sinis pada ibunya

Ibu Thyme sudah menggali informasi Phupha, dan Phupha hanya anak laki-laki yatim piatu yang mengandalkan beasiswa untuk sekolahnya, tidak jauh berbeda dengan Gorya

"Dan kenapa harus laki-laki, Thyme?? Kenapa kau jadi seperti ini?", Ibunya memindai Thyme dari atas ke bawah

Genggaman Thyme mengencang

"Apa Mae merasa jijik ?" Thyme masih mencoba tenang, "tidak perlu bertele-tele, katakan saja kalau Mae jijik karena aku menyukai laki-laki" Thyme tau ibunya berpikiran sempit, apalagi tenang hal yang dia tidak suka. "Tapi tidak ada yang bisa di ubah. Anak mu benar-benar menyukai laki-laki itu, anak mu ini benar-benar menyukai seseorang yang bernama Phupha itu. Jadi, jangan pernah mengganggunya, jangan pernah melakukan hal kotor pada Phupha atau trik kotor lainnya!"

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: Feb 06, 2024 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

ERROR ! [ OtheR storY ]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang