Rabu, 2 Februarii 2022
Revisi : Rabu, 21 Juni 2023
Siapa yg nungguin aku update angkat kaki 🙂
"Baby bicara apa hum, tidak ada yang akan menikah" ucap Jennie tak sukaa
"Tapi kata glandma..."
"Tidak usah dengarkan ucapan nya, grandmamu hanya bercanda" jisoo mencoba membuat Lili paham walaupun Jisoo tau anak itu cerdas
"Hiks bohong baby tau glandmaa selius, kalau ndaa selius tida mungkin mommy malah"
"mau serius atau tidaknya dia, mommy tidak akan menikah dengan siapapun so baby tidak perlu bicara begitu" pujuk Jennie yang tak tega sang anak menangis
"Baby tida suka glandma" lili menangis sambil sesenggukan dan langsung memeluk pelayan, Jennie berusaha mengambil alih anak itu tapi sang anak sama sekali tidak mau disentuh
"Ayo kemari sama mommy" pujuk Jennie tapi anak itu hanya bergeleng
"Mommy tidak salah kan pada baby, terus kenapa baby tidak mau dekat mommy"?" Tanya Jennie tapi anak itu hanya menangis
"biarkan dia dulu okey" ucap Jisoo pada Jennie yang wajahnya mulai terlihat ingin menangis
"Tapi unnie...."
"Aku akan bicara pada anakmu dia pasti mau bersamaku pergilah" suruh jisoo dan Jennie pun pergi seorang diri, namun dipertengahan jalan saat ingin masuk kedalam rumah Jennie melihat maminya yang menangis sambil menatap dirinya, Jennie tidak tega tapi juga dia tidak suka akan situasi yang tercipta oleh wanita yang melahirkan nyaaa
"Jika tidak suka lili dan tidak pernah mau menerima nya bilang saja, tidak perlu berbicara kematian anakku seperti itu, aku tidak ingin marah berlebihan tapi mami keterlaluan, lihatlah anakku tidak mau disentuh oleh aku, sekarang aku bisa apa selain menunggu jisoo unnie membujuk nya" cetus Jennie lalu meninggalkan wanita yang melahirkan nya itu menangis semakin kencang
Daddy Kim melihat semuanya dari lantai atas ia hanya bisa menghela nafas panjang lalu pergi menemui putri bungsu nya
"Tidak ada mommy mu lagi, sama aunty mau sayang?" Tanya Jisoo membuat lili menoleh dengan mata memerah dan agak sedikit membengkak
"Bayi Ruby" riang jisoo lalu mengambil alih anak itu untuk dibawa bicara, masih kecil memang tapi Jisoo akui Lili pintar untuk mengambil nilai positif dari apa yang dilakukan orang dewasa, terkadang.
"Kenapa baby menangis?" Tanya Jisoo tapi anak itu hanya diam
"Baiklah tetap diam sampai mata mommymu membengkak" cetus Jisoo membuat tangis Lili semakin kencang
"Waeyo?"
"Baby akan mati yaa"
"Heh bicara apa Mulutnya" kesal Jisoo membuat lili menjebik ingin menangis lagi
"Aunty hikss kasal cama baby, nakal"
"Aaa Mianhae baby yang cantik palipulnaaa" pujuk Jisoo tapi lili terdiam lalu memeluk jisoo eratt
"Mauu pelgi yang jauh, jauh Dali cemua Olang baby tida cukaa sepelti ini, mommy belhak bahagia baby telalu jahat cama mommy" ucap nya membuat jisoo kaget
"Bicara apa hum, masih suka menggantung sambil minum asi malah berbicara mau pergi jauh, kalau jauh nanti siapa yang jaga baby, siapa yang kasih baby uyyu, siapa yang pakaikan baby baju, siapa nanti yang buat baby marah hum?" Tanya Jisoo tapi lili hanya diam
"Sayang look at me" pinta Jisoo dan lili pun menatap wajah wanita yang lebih tua dari mommy nya itu dengan intens
"Jangan dengarkan grandmamu dengarkan aunty saja, baby itu masih kecil setiap mau bobo selalu pake kaos kaki, masih minum uyyu masih suka digendong dan lain sebagainya, baby itu tidak bisa tanpa Mommy nya baby, tidak kasihan dengan dia, dia itu tidak mau menikah karna dia sudah bahagia bersama anaknya yaitu baby, walaupun baby nakal dan banyak mau, baby tetap yang menjadi prioritas mommy bukan?"
KAMU SEDANG MEMBACA
My little Baby(end)
Fantasykehidupan yang penuh warna Bersama Lili ruby jane kim, putri tunggal dari Jennie ruby jane kim, si bayiii yang gilaa uyyu dan posesif pada semua yang ia anggap miliknya, lahir dari seorang wanita yang memang dihormati di negaranya sebagai wanita kay...
