06.30 Wita. Hari ini adalah hari pertama sekolah, rasanya cukup deg-degan karena akan bertemu teman baru. "Shopi.. Shopi.." Suara Mama dari ruang makan. "iya Ma, bentar. Masukin buku dulu" ucapku. Selang beberapa menit akupun turun ke lantai bawah untuk bergabung bersama Papa dan Felic.
"Mama siapin juga bekal buat kamu ya? Soalnya ini hari pertama kamu sekolah dan takutnya kamu gak sempat cari tempat makan". Kata Mama. Awalnya aku menolak tapi aku berpikir nanti aku gak tau mau kemana pas jam istirahat. "ok Ma, tapi rotinya pakai kacang ya Ma" ucapku meminta roti bakar + kacang kesukaanku.
"Aku berangkat ya Ma" kata Papa yang sedang meminta izin kepada Mama untuk keluar rumah. "Hati-hati di jalan ya Pa", ucap Mama. "dadahhh Mama" kataku dan Felic secara bersamaan dan sedang naik keatas mobil Papa. "Dahhh honeyyy, enjoy your school yaa" kata Mama.
Papapun bergegas mengantarku dan Felic ke Sekolah. Oh iya, adikku felic saat ini sedang duduk di bangku Primary Shool dan aku dibagian Senior High School. Yappp!! Sendana School adalah salah satu sekolah Favorit yang ada di kota ini. Gak main-main, semua kebutuhan ada di sekolah ini. Mulai dari Fasilitas hingga tenaga pendidik semuanya bertaraf internasional. Awalnya aku berpikir, sebaiknya aku masuk di sekolah yang biasa saja, toh pelajarannnya juga sama. Lagi pula, saat ini Papa juga sedang merintis usahanya lagi, kan. Tapi sudah terlanjur, Papa memasukkanku ke Sekolah ini dan berharap semua kebutuhanku di Sekolah ini dapat terpenuhi. Kata Papa juga iya masih mampu membiayaiku untuk bersekolah di tempat ini hingga tamat.
"Anak-anak, kenalkan ini Shopia Anastasia. Dia anak baru di Sekolah ini dan baru saja pindah dari Australia. Ibu harap kalian dapat berteman baik dengan Shopia ya". Kata Ibu Margareth selaku wali kelas ku yang memperkenalkanku keteman kelas.
"Wahh ada yang baru nih, oreo kali ah HAHAHAHAHAHA" Ucap Jessica yang menertawakanku, diikuti tawa anak-anak yang lain. "Dari luar negeri ya? Bisa kali ngerjain tugas kita" ucap Putra dengan muka songong. Lalu diikuti tawa dari anak-anak yang lain. "Sudah-sudah, pokoknya Ibu mau kalian berteman baik dengan Shopia. Shopi, kamu duduk di bangku kosong sebelah sana ya" perintah Ibu Margareth dan akupun menyetujuinya.
Sembari aku berjalan ke bangkuku, ada perasaan yang aneh terhadap first impressionku. Semua mata masih menatapku seolah aku ini orang yang sangat asing buat mereka. Tapi sudahlah, mungkin ini hanya diawal saja.
"Hi, aku Aulia" ternyata aku duduk bersama seorang yang bernama Aulia. Dari gelagaknya aku melihat iya adalah teman yang baik. "Hi, Aku Shopia, panggil Shopi aja ya" aku sambil tersenyum.
"Baik anak-anak buka buku paket kalian halaman 58 ya, hari ini ini kita belajar tentang trigonometri." Ibu Margareth melanjutkan pembahasannya.
12.45 Triiiiiiiing. Bel istirahat berbunyi. "yuk kantin yuk" kata Aulia yang mengajakku. "Tapi mama aku udah nyiapin bekal buat aku" kataku. "Yaudah gak papa, bawa aja disana nanti makan disana aja, toh hitung-hitung this is your first time walking around this school ya kan?". Akupun menyetujuinya.
Bruukkkk,.... Aku dan Aulia mungkin terlalu bersemangat sehingga aku kurang fokus melihat jalan. Roti yang disiapin Mama semuanya jatuh dikarenakan aku menabrak Jessica yang sedang berjalan berlawanan denganku."Punya mata gak sih? Lihat nih baju aku ketumpahan selai kacangkan?" dengan nada meninggi Jessica membentakku. Yah mau diapain lagi memang salahku yang tak hati-hati sewaktu berjalan. "maafin aku ya, aku gak sengaja" ucapku seraya memohon. "Baju aku mahal tau... Ngerti gak sih?" Jessica semakin meluapkan emosinya. "udahh Jes, udah. Toh si newwie juga gak sengaja. Kapan-kapan kita kasih dia pelajaranlah, buang waktu tau. Iya nih udah" kata Rara dan Sasa. Kalau aku lihat mereka sering sama, bisa jadi mereka itu se-geng. "Awas lohh yaa" Jessica yang menunjukku lalu pergi.
"Hufftt!!! Baru aja hari pertama udah ada masalah aja" ucapku dengan nada sedih. "Santai ajalah toh juga gak sengaja, nanti jangan diulangi lagi. Yuk buruan ke kantin udah mau bel masuk nihh" kata Aulia.
15.45 Triiing!!! Bel pulang berbunyi. "Anak-anak, kerjakan soal latihan hal. 63 ya. Yang tidak mengerjakan nanti Ibu beri hukuman" kata Ibu Margareth di ujung kelas. "baik Bu" dilanjut dengan suara kompak teman kelasku. Tiba-tiba, "eh newwie, kamu tahukan kesalahan kamu tadi. Sebagai gantinya, kamu harus ngerjain tugas kita. Ceppattt!! Gengss mana buku kalian, kasih tuh si newwie". Aku yang merasa bersalah langusng mengambil buku Jessica, Rara dan Sasa. Hufftt hari pertamaku ternyata seperti ini.

YOU ARE READING
Aku & Rio
RomanceMenceritakan tentang seorang anak yang bernama Shopia yang baru saja pindah dari luar negeri dan harus beradaptasi terhadap lingkungan sekolah. Rio yang merupakan atlit bulutangkis kebanggan dan idaman gadis sekolah, membantu Shopia agar tidak lagi...