[chapter 5]

461 65 3
                                    

Toro melihat temanya berteriak seru sebenarnya dia agak iri, sho dan enzo sangat beruntung bisa duduk di samping upi

Toro melamun tentang masakan apa yang harus ia buat nanti pagi

Dia juga menyicipi pop ice permen karetnya sho, ini baru pertama kali dia mencoba minuman jalanan ternyata enak juga

***

Pada akhirnya perahu neraka tersebut selesai upi mengolengkan kepalanya masih pusing

Cara upi berjalan seperti orang mabuk

Meanwhile

Enzo agak sedikit pusing tetapi tidak separah upi, kalau sho biasa saja

Toro mendekati mereka bertiga

Toro memberikan sho minumanya

" Gimana? Seru ngak?" Toro bertanya

" B aja sih" sho menjawab mengangkat kedua bahunya

" Lumayan seru" jawab enzo sambil berjempol

" Gu- gue suka!" Semua orang tau kalau upi punya darah rendah jadi tentu saja upi gak suka

***

Mereka memainkan arcade game yang bisa mendapatkan boneka

Setelah toro, sho dan juga upi kalah sekarang giliran enzo

"Lu yakin bisa? Kalau gak bisa kita buang buang uang tauk! " Ucap upi jengkel tentang game tersebut.

" Udah diem aja ah." Enzo berprotes dia sebenarnya gak ingin bermain tetapi entah kenapa ia pingin di perhatiin upi

Setelah 2 coba akhirnya enzo dapet!

"WOO!!" Jeritan upi bisa membuat semua orang mengalikan perhatiannya kepada mereka

"shhtt!!" Ucap toro sambil menutup mulutnya upi

" Sorry... Ehe" upi tertawa kecil setelah toro melepaskan tangannya

Enzo mengambil boneka tersebut, boneka anak ayam.

" Upi, lu mau ngak?" Ujar enzo memberikan boneka anak ayam itu sambil menggaruk lehernya yang ngak gatel

" Oh tentu! Thank you! Hahah!!!!" Upi tersenyum lebar, Menurut orang biasa pasti kalian kira upi terlalu bahagia padahal dia cuman dapet ayam.

Tapi menurut upi anak ayam ini pasti bakal menjadi sangat berharga untuknya

Melihat reaksi upi, enzo tertawa pelan

'Huh?'

' what the fuck was that?'. Sho, dia entah kenapa ngak terima upi begitu bahagia kepada cowok yang bukan dia.

***

Toro melihat kedua temannya sedang tersenyum dia juga ikut tersenyum.

Toro melihat sho yang cemberut seperti bocil yang gak di beliin balon menahan tawanya

" Sho, lu napa cemberut gitu?" Upi berkata menatap bingung dia sambil memiringkan kepalanya

" Lah gue ngak cemberut tuh." Sho berkata dengan nada dingin, " kita main tempat lain ah, bosen gue lama-lama diem di tempat "

" Eh, tunggu gue capek!!!" Upi berprotes dia menatap seperti anak kucing kehilangan induknya " beli minum dulu dong..."

" Okay, okay." Sho memutar bola matanya seperti orang jengkel

" Gue traktir ya?" Toro menawarkan dia menunjukan black card- nya dengan sombong

" THANK YOU PAPAAA!!" upi berseru melambai tangannya ke atas seperti orgil

Night [ upi x harem ] WEE!!!Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang