S2. chap 19

10.9K 1.3K 86
                                    

Senin, 6 Juni 2022
Revisi 27 November 2023







Mau di end cerita ini🤏














"Baby malah ya" ucap lili pada sang mommy yg tengah bekerja

"Marah saja tidak ada yg melarang"

"His mommy masa tidak pujuk baby sih, baby malah besal" kesal Lili

"Baiklah ada apa hum?" Tanya Jennie tetapi lili malah menjebikkan bibir nya

"Aniyo" ucapnya lalu Jennie melanjutkan pekerjaannya

"Hiks mommy nakal nanti baby gigit uyyu na" ancam lili kemudian Jennie mengangkat anak itu dan meletakkan nya diatas tempat sampah

"Baby dibuang" ucap Jennie membuat Lili kaget

"Yacudah sana pelgi baby tidak mau bicala sama mommy, tidak mau uyyu semua tidak mau pokoknya" ucapnya

"Katakan dengan jelas apa mau baby?" Tanya Jennie tetapi lili merajuk

"Arasso mommy akan buat anak lagi saja" Jennie berjalan menjauh dari Lili, lili yg melihat itu semakin kesal lalu turun dari tempat sampah

"Bagaimana cara buat bayi, baby juga mau" tanyanya menghalangi Jennie

"Pake saus sambel"

"Bohong kalau baby di buat pake saos pasti baby warna nya merah" ucap Lili tidak percaya

"Kenapa banyak bertanya, aigoo harusnya baby tinggal dirumah saja, mommy jadi tidak bisa bekerja dengan bebas" cetus Jennie

"Baby tidak mau tinggal, baby tau mommy mau selingkuh ya dari baby!"

"Heh bicara apa, masih kecil bawa bawa selingkuh" Jennie menjentik bibir anak itu dengan pelan

"Mau uyyu!" Pintanya

"Tidak sudah dikasih sama ikan ikan" ucap Jennie dengan meninggalkan anaknya

"Baby malah ya!!" Kesalnya lalu berlari pergi, dengan cepat Jennie langsung menelpon sekretaris nya untuk mengikuti Lili








"Makan yg banyak ya kucing" ucap lili diluar perusahaan, bocah kecil itu tengah berdiri didekat kucing yang ia beri makan ikan goreng, lili menatap kanan dan kiri hingga menemukan tujuannya, ia berlari mendekat pada kedua namja dan yeoja yg tengah kasmaran

"Jelek sekali bunganya" ledek Lili melihat bunga yang ada dibelakang pria tersebut

"Bunga?" Kaget sang wanita

"Ini loh, paman ini menyembunyikan bunga yang jelek!" Ucap Lili membuat pria itu merasa malu lalu melirik bunganya

"Hahahahhaha plank" teriaknya lalu melompat girang membuat kedua pasangan itu bingung

"Baby sengaja, paman ini dari tadi membiarkan bunganya dibelakang padahal unnie ada didepan" ucap Lili membuat wanita itu gemas

"Aigoo manisnya" pujinya

"Yaa kau memanggil kekasihku unnie, tetapi aku paman tidak adil!" Kesal pria itu

"Pamankan sudah tua, unnie masih muda" ucapnya lalu pergi berjalan jalan

"Yash jinjja!" marah pria itu

"Dia hanya anak kecil" ucap kekasihnya







"Hai" sapa lili pada seorang halmeoni yang tengah duduk di pinggir jalan

"Hai, siapa namamu nak?" Tanyanya

"Lili yang cantik lual biasa" ucapnya membuat halmeoni itu tertawa

"Memang luar biasa" kikiknya lalu memberikan lili sebuah permen

"Makanlah" suruhnya dan lili pun duduk di samping halmeoni

"Halmeoni sedang apa?" Tanyanya

"Beristirahat, tadi halmeoni datang ke sana mengantarkan makanan untuk anak halmeoni" ucapnya sambil menunjuk perusahaan milik sang Mommy

"Baby juga dari sana" ucapnya

"Omo, yaa orang tuamu dimana?" Tanya halmeoni

"Hiks baby diculik" ia berekting membuat sanghalmeoni terkejut

"Siapa yg menculikmu?" Tanyanya

"Hahahahahah Tidak ada baby hanya belcanda, itu pelusahan milik baby" ucapnya membuat halmeoni tersebut kaget

"Jinjja?"

"Nee, Kalna baby masih kecil mommy yg Ulus pelusahan nya, halmeoni tau Jennie luby?, Dia mommy baby" jelasnya semakin membuat halmeoni itu terkejut

"Aigoo, kenapa bermain sampai disini, apa tidak ada yg mengawasi, bagaimana jika diculik huh, ibumu orang kaya bisa saja kau diculik lalu diminta tebusan besar, kemari halmeoni antar kesana" ucap halmeoni tapi lili bergeleng

"Itu ada" ucapnya sambil menunjuk sekretaris Jennie yg sejak tadi mengikutinya dari jauh









"Mau kemana lagi hum?" Tanya Jennie yg sudah berdiri didepan Lili

"His tidak asik!" Kesalnya ketika Jennie menggendong nya

"Mau uyyu tidak?" Tanya Jennie

"Mau" lili langsun berlonjak semangat

Sesampainya di ruangan Jennie pun mulai menyusui Lili, anak itu memasukkan tangannya kedalam baju sang mommy, jennie yg menyadari hal itu Jennie hanya bergeleng, terserah Lili, anak itu terus menyusu hingga tertidur, Jennie menutup dadanya menggunakan syall lalu keluar untuk pulang

"Dia semakin berat" gumam jennie








"Lepaskan saja" ucap mami Kim pada Jennie

"Sebantar lagi"

"Bayi ini sudah bukan bayi lagi, cepat sekali dia besar, menyusu sangat kuat aigoo, kau akan terus langsing sampai tua Jennie" kikik mami Kim

"Mom Jennie ingin lili bersekolah lagi" ucap Jennie

"Tiba-tiba?" Tanya mami Kim

"Jennie takut dia tertinggal jauh oleh anak seusianya" lirih Jennie

"Jika itu mau mu mami akan memasukkan nya ke sekolah nanti" ucap mami kim









"Kenapa baby pakai seragam mom?" Tanya lili pada Jennie

"Karna baby akan sekolah lagi, hari ini mommy antar karna ini sekolah baru baby"

"Sekolah?" Bingung lili

"Baby bisa promise?"

"For what?" Tanya lili

"Jangan sampai terluka lagi, baby baru sedikit membaik, mommy memasukan baby sekolah biar baby tidak ketinggalan sama teman temannya yg mungkin sudah berapa tingkat diatas baby" jelas Jennie lili yg mendengar pun mengangguk

"Tidak perlu takut baby kan anak pintar" kikiknya

"Jadi bisa berjanji?"

"Iya baby janji" ucap lili

"I love you"

"I love you more"

Hari demi hari berlalu lili yg berusia 5 tahun berhasil lompat kelas ke kelas 1 junior high school hanya dalam waktu 6 bulan setelah masuk sekolah, lili bayi manja perlahan menjadi anak kecil yg pintar dan terkenal disekolah manapun tempat ia berada.



































TBC

MANOBAN6L

My little Baby-ongoing S2Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang