Kenyataan pahit terus berdatangan.
Begitu juga luka.
Belum juga genap seminggu kita menjalin hubungan.
Rasanya ingin tak percaya, tapi itu kenyataannya.
Berharap cinta nya adalah nyata untukku.
Namun nyata nya ia salah mengenaliku.
Bukan aku, tapi gadis itu.
Dia yang mengisi hatimu, bukan aku.
Rasa bersalah menyelimuti.
Entah siapa yang pantas sakit atas ini.
Air mataku terjun dengan deras nya.
Beribu kata maaf aku lontarkan pada nya.
Namun kulihat air mata nya juga berlinang.
Ia diam membisu.
Lalu meninggalkan ku , diiringi bisikan caci maki dari orang yang berlalu lalang.
Bukan maksudku.
Bukan maksudku menyakitimu, karna cinta ku juga sudah hilang.
KAMU SEDANG MEMBACA
BUKAN SURAT CINTA : Sebab luka adalah pelajaran yang paling jujur
PoesiaSatu orang seribu kata, dan jutaan ilusi. Ini bukan tentang bagaimana kita memulai, tapi tentang bagaimana aku belajar berterima kasih pada luka yang kau tinggalkan. Karena pada akhirnya, ini memang bukan surat cinta- hanya sisa-sisa rasa yang perl...
