PT.10 full dengan Nevin

529 55 45
                                    

Keesokan harinya

(Name) tidur dikediamannya Nevin oh tentu untuk menjaganya dari peppey sialan

Saat (name) bangun, aku sudah disapa hangat oleh Nevin dengan membawa sebungkus sesuatu

"Hai (name)" sapanya hangat ia memberi bungkusan ke (name)

"Apa ini?"

"Coba saja lihat, ini hadiah ku karena kau sudah ingin menjagaku" kata Nevin, (name) membuka bungkusan nya, matanya auto bersinar sinar

"Roti isi coklat yah?!" Tanya (name)

"Tentu saja!" Ucap nya lalu memberi senyum hangat

"Terimakasih!!" (Name) langsung mengambil salah satu roti lalu memakan nya

"Enak nya!" Bisa di lihat pipi Nevin merah karena melihat senyuman senang (name) yang imut

"Eh? Kenapa pipi mu merah?" Tanya (name), dasar tidak peka

"Apa kau sakit? Masa mati sekarang sih?! Ini tidak sesuai alur!" Ucap (name) yang keceplosan

"Alur?"

"Ah... Aku salah bilang! Jangan dengarkan yang tadi ya!" Seru (name) lalu tersenyum lelah, pasal mulut yang tidak bisa di ajak kerja sama

"Baiklah"

(Name) pun menghabiskan dan memikirkan mau membalas kek gimana, tiba² ide jahil muncul dibenak (name)

Sebuah kecupan kecil muncul di pipi Nevin, Nevin terkejut dan memerah seperti kepiting rebus

"A-apa itu tadi?!" (Name) berkekeh melihat tingkah Nevin

"Tidak apa apa hanya kecupan kecil" Nevin masih memerah dan memegang pipi yang terkena kecupan

"Sudah hanya itu saja, aku saja sering mengecup pipi marvel dan samsul saat kecil" ucap (name)

"I-itukan saudaramu saat kecil!" (Name) tertawa kecil

"Aku tau kok kau menyukaiku!" Nevin makin memerah

"Hahaha aku hanya bercanda, ayo lihat samsul latihan!" (Name) menarik tangan nevin, toh dia bodo amat kalau pipi Nevin masih memerah saat tangan nya di pegang

'hangat dan lembut sekali... Seperti pegangan ibu..." Ia mengingat ibunya pun sedih tapi tak lama ia berhenti sedih saat sudah samapi di tempat samsul

"Samsul! Semangat!" Teriak (name) menyemangati samsul

"Iya!" Samsul auto semangat karena di semangatin walau ia mendapat aura gelap dari gurunya sendiri, Nevin

'anying gw baru ingat kau master suka sama (name)?!' merasa tidak enak dengan aura guru nya, samsul auto jatuh dengan tidak elit

"Samsul?!" Kejut (name)

"G-gw gpp!" Samsul mengacungkan jempol

Samsul langsung naik ke atas buat naik lagi untuk latihan

"Vin..."

"Hm? Apa?"

"Aku pengen nantang kamu untuk duel, kalau aku menang belikan aku roti coklat! Kalau kamu menang aku bakal ngikutin kata kamu!"

"Yakin?"

"Aku yakin!"

"Baiklah"

"Aku tidak akan kalah dengan mudahnya darimu, lihat saja!"

(Name) pun naik ke tempat duel, tau kan kayu kayu tipis itu, btw nem bisa menjaga keseimbangan yak

Duel pun di mulai, nevin masih diam, (name) menyerang menggunakan airnya, dan melesat dengan sangat cepat ke arah nevin

lonely sad girl <viva vantasy x reader>Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang