gak direstuin?*16

5K 209 7
                                        

Sepulang sekolah Vernon gak tau ke sambet apa tapi tiba tiba saja mengajak zevallo ke mansion nya.

"Kak kenapa ngajak aku ke rumah kakak aku mau mandi tau udah lengket badan aku"
Tanya Kairo dengan wajah cemberut.

"Kakak mau kenalin kamu sama orang tua kakak mau kan?"
Jawab Vernon sambil bertanya.

Zevallo yang mendengar itu badannya langsung menegang dan gemetar
Gak tau kenapa dia deg degan bertemu orang tua nya Vernon.

Saat sudah sampai di mansion Vernon
Vernon langsung membawa zevallo ke dalam.

Zevallo dengan langkah sedikit gemetar hanya bisa mengikuti langkah Vernon.

Saat sudah berada di depan pintu besar itu zevallo menarik narik sedikit baju Vernon sambil ngedongak.

"Kak Zev takut
Nanti kalo bunda kakak marah Karna ga ngebolehin kita Deket gimana?!"
Ucao zevallo gugup.

Vernon yang mendengar itu hanya bisa mengelus si polos.

"Apapun yang terjadi kakak akan tetap bersama mu"
Ucap Vernon sambil mencolek hidung kecil Zevallo.

Mereka pun masuk setelah ketakutan zevallo sedikit mereda.

Pas masuk mereka sudah di suguhkan pemandangan Jefry A.K.A ayah Vernon yang sedang menyeruput kopi nya itu dengan khidmat sambil memainkan laptop nya itu.

Jefry yang tau ada yang datang langsung menolehkan pandangan nya ke arah pintu dan melihat anak laki laki nya itu sedang membawa seseorang.

"Vernon dia siapa kenapa kamu membawa nya ke sini?!"
Ucap Jefry dengan berwibawa.

Zevallo yang mendengar ucapan Jefry pun kembali bergetar dan gugup sekali.

Dan dia menyembunyikan badan kecil nya di belakang badan besar Vernon.

"Kak aku takut"
Ucap zevallo dengan nada bergetar.

Vernon yang tau kalo zevallo nya ketakutan langsung saja menatap ayah nya dengan sedikit...tajam?!.

"Yah udah dong tatapan dan nada bicara nya redain dikit kasian anak orang ketakutan"
Ucap Marcella yang tiba tiba datang di belakang.

"Mau apa kamu membawa teman mu kemari
Sini duduk masa tamu berdiri terus"
Lanjut Marcella dengan tertawa kecil.

Vernon dan zevallo pun duduk berhadapan dengan kedua orang tua Vernon.

Zevallo terus saja menggenggam erat pergelangan tangan Vernon Karna gugup.

"Bun yah Vernon mau ngomong hal penting"
Ucap Vernon memulai pembicaraan.

"Ada apa
Apa ada hal yang sangat penting sampai kamu rela berhadapan langsung dengan kita?!"
Ucap Jefry tegas.

"Apa kalian ngijinin kalo Vernon sama zevallo menjalin hubungan lebih dari teman?!"
Ucap Vernon tak kalah tegas.

"Kami berdua menjalin hubungan yang spesial apa kalian merestui kami?!"
Lanjut Vernon.

Marcella dan Jefry yang mendengar itu langsung tekaget kaget Sampai meniggal.gak dong becanda.

"APA?! APA KALIAN TIDAK SADAR KALAU KALIAN ITU SESAMA LAKI LAKI APA KAMU MAU KEKUARGA KITA DI ANGGAP ANEH OLEH ORANG LAIN?! POKONYA AYAH TIDAK SETUJU DENGAN HUBUNGAN KALIAN ITU"
Ucap Jefry sambil berteriak.

"Bunda juga gak setuju bunda mau anak bunda menikah dengan perempuan bukan dengan laki laki"
Ucap Marcella sedikit tak terima.

Zevallo yang mendengar teriakan dari kedua orang tua Vernon pun ingin menangis tapi dia tahan sebisa mungkin dan dia mempererat genggaman nya dari lengan Vernon.

Vernon yang mendengar itu langsung berdiri.

"Ayah bunda Vernon udah mau melakukan apa yang ayah sama bunda perintah
Vernon mau melakukan meneruskan perusahaan ayah
Vernon juga mau menuruti apa yang bunda perintah
Tapi kenapa bunda sama ayah gak mau nurunin kemauan Vernon?!"
Ucap Vernon dengan nada dingin nya itu.

"Ayah dan bunda cuma mementingkan kemaluan keluarga ini
Dan kewibawaan keluarga ini
Tapi ayah sama bunda gak mementingkan perasaan anak nya yang ada di sini"
Lanjut Vernon setelah mengatakan itu Vernon pun pergi menggenggam lembut tangan zevallo dan membwa nya pergi dari mansion itu.

Marcella dan Jefry pun tak percaya kalo anak nya itu memiliki seksualitas yang berbeda dari remaja lainnya.

"Kak aku takut
Bunda dan ayah kakak gak ngebolehin kita Deket terus gimana apa kita saling menjauh aja ya?"
Ucao zevallo saat sudah di perjalanan dengan polos nya.

"Stt gak boleh ngomong gitu bagaimana pun keadaan nya
Kakak akan tetap berasama Zev"
Ucap Vernon menenangkan zevallo yang masih sedikit bergetar itu.

Sesampai nya di mansion keluarga arganta Vernon menurunkan zevallo
Tali dia tidak ikut turun bersama zevallo.

"Kakak mau ke sini dulu tidak?"
Tawar Zevallo sambil menunjuk mansion nya itu.

Vernon pun menggelengkan kepalanya"gak dulu ya babe kakak ada keperluan di luar sana"
Jawab Vernon sambil mengelus rambut zevallo.

Zevallo pun memasuki mansion nya
Dan Vernon meninggal kan mansion itu.

Vernon menuju ke markas nya dan saat sampai hanya dia sendiri yang ada di sana dia tidak tau teman teman nya pada kemana.

Vernon pun langsung mengambil bir di dalam kulkas dan langsung meneguk nya
Dia menghabiskan banyak bir tapi dia belum juga puas meminum bir nya itu dia terlalu stres memikirkan bagaimana caranya agar bujda dan ayah nya mau menerima zevallo.

"Arghhhh sialan kenapa gw harus segender sama dia gw udah cinta sama dia"
Amuk Vernon sambil melemparkan botol kaca bir itu sampai pecah berserakan di mana mana.

Zevallo lun tadi langsung ke kamar nya dan menutup pintu kamarnya itu.

Dia merebahkan diri nya di kasur king size kamar yang berwarna blue itu.

"Hah kenapa ya aku sama kak Vernon gak di bolehin Deket sama krabg tua nya kak Vernon padahal aku gak ada salah apa apa sama mereka"
Monolog zevallo sambil menekuk wajah nya.


-----------------------------------------------------------

Yah gak di restuin awokawok
Bau bau sad end nieh wkwk.

Pokonya jangan bosen ya sama cerita nya.

Kalo ada typo maapin

Jangan lupa vote and komen nya y
Dan follow juga wgwgwggw.

See you next time
Babay.







Babyboy&Collboy {End}Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang