Oh Anehnya Negeri ini
Banyak hukum tak teradili
Seorang tua yang terpaksa mencuri
Untuk menyambung hidup yang tak tercukupi
Dipandang hina terlontar caciSedangkan disana
Dibalik gedung megah nan tinggi
Terlihat banyak orang berdasi
Berpangku tangan menopang kaki
Berbuat dosa tanpa takut terhakimiOh Anehnya Negeri ini
Keadilan hanya untuk si pangkat tinggi
Mereka yang berkuasa disana-sini
Dengan mudah menyumpal mulut yang nyaring berbunyi
Menekan orang yang sepatutnya dikasihi
Dan mengalirkan banyak darah tanpa takut matiSedangkan disana
Dipinggir-pinggir jalan negeri ini
Banyak tangan-tangan patah meminta belas kasih
Banyak mulut yang memilih bungkam dibanding harus tertikam
Banyak jiwa yang mengalah kepada si serakah
Bertahan hidup mengais harapan yang hampir musnahOh Anehnya Negeri Ini
Kapankah semuanya sama rata?
Tak ada si kaya tak ada si penguasa
Tak ada si miskin tak ada yang teraniaya
Tak ada kaki yang dengan tenang menendang
Dan tangan yang dengan halus mengusikKapankah semuanya berakhir?
Dimana keadilan berlaku untuk seluhuh umat
Bukan hanya kepada mereka yang berpangkat
Dimana hukum tak dapat dibeli dengan mudah
Hingga langit ketidakadilan tak menimpa si lemahBy: Ryanti_Ar
☆☆☆☆☆

KAMU SEDANG MEMBACA
Sepenggal Kata
PoetryIni bukan puisi, hanya ungkapan perasaan dari seseorang yang senang menuangkan emosinya dalam bentuk tulisan sederhana, yaitu sepenggal kata...