Kecepatan tangan, takkan pernah menyelamatkan kecepatan hidup berputar, tidak akan ada yang bisa menyangka dan memprediksi. Factor X yang tidak bisa kontrol, dan Factor A sampai Z yang dikontrol penuh oleh orang lain. Tidak akan pernah ada perasaan dan harapan. Semua terjadi dan terhenti bukan karena mu 100%. Kehendak tuhan, kehendak orang lain, semua usahamu tidak ada yang punya pengaruh sedikitpun. Ngomong-ngomong soal cinta dan kesepian. Setiap insan tidak akan pernah merasa kesepian sebelum mengenal cinta, mereka bahkan tidak sadar bahwa mereka kesepian, perasaan biasa menjalani semuanya sendiri bukanlah hal yang terlalu menakutkan. Berjalan sendiri, jatuh sendiri, tidur sendiri, gagal sendiri, sukses sendiri, bagi kebanyakan orang kesendirian adalah hal tragis, atau mungkin orang itu punya masalah jadi dia akhirnya sendiri tapi ga punya teman. Tapi semua itu salah, karena orang ini kuat menjalani semua sendiri tidak takut apabila sendiri, tidak ada yang bisa menghentikannya untuk menunggu seseorang hanya untuk tidak sendiri lagi. Ga masuk akal bukan? bagi orang-orang yang terlalu menggantungkan hidupnya untuk orang lain, bagi manusia-manusia lemah yang ingin berjalan bersama agar tidak terlihat kesalahannya karena tertutup dibalik langkah orang lain. Sebuah perasaan aman hanya karena banyak orang melakukan, Bahkan andai bukan hakikatnya benar.
Tapi akhirnya kesepian datang saat orang sudah mengenal cinta, bertemu, menyentuh, merasakan, mendengar, menikmati, sensasi-sensasi luar biasa yang tidak pernah dirasakan sebelumnya. Perasaan bahagia dan dopamine menusuk dan menjelajah ke dalam otak. Cinta memberikan seseorang perasaan, indra perasa yang luar biasa ke dalam palung hati yang dangkal, pelan-pelan menggali sendok demi sendok, linggis demi linggis, akhirnya sekop demi sekop, menuju palung terdalam ini hati manusia memasukkan suntikan dan percikan cinta ke dalamnya, seluruh hati menjadi berwarna. Cinta bagai narkotika yang membuat hati merasakan sensasi baru tapi di saat yang sama meracuninya. Hati yang selama ini baik-baik saja dan kuat sendiri kini telah berubah begitu banyak. Singkat tapi tidak singkat akhirnya lama cerita apabila orang yang sudah merasakan cinta, kehilangan cinta tersebut, semuanya akan menjadi tidak baik-baik saja. Semuanya menjadi not cool, desperate, psycopath, Aku bahkan udah muak dan malu menceritakan tindakan desperate dan tak perlu yang dilakukan untuk mengejar dan berjuang untuk orang yang kita sayang tapi dalam tanda petik dan huruf kapital, "SAAT ITU". Jangan kira semua bisa diraih hanya dengan pengorbanan, kerja keras, kejujuran dan rasa tulus. Cinta adalah sesuatu yang lebih berat dan ribet bahkan dibandingkan dengan melamar kerja di perusahaan yang punya budaya orang dalam dan suap menyuap. Kau akan kalah bahkan dengan orang yang kalah segalanya darimu, dan kau bahkan tidak akan sanggup dan ga tega untuk bertanya ke orang yang kau cintai, kenapa kau malah memilihnya? kenapa bukan aku. Karena merasa sudah terlalu hina dan rendah untuk bertanya padanya. Karena sudah jelas-jelas.
Mungkin dia akan punya pembelaan yang ga masuk akal dan terkesan mencari-cari alasan, intinya dari semua ini, adalah dia ga mau sama kamu, maunya sama dia titik. Hidup ga adil iya, cinta itu buta iya, Jangan buang-buang waktu lagi, tenaga, pikiran, materi untuk orang seperti itu. Please, banyak orang yang membutuhkan dan berhak dapat cinta mu yang tulus itu. Lebih pantas layak dan lebih baik jutaan kali, kau hanya belum bertemu saja. Suatu hari kau akan bersyukur bahwa dia telah meninggalkanmu dan ga jadi sama dia, sedangkan dia akan menyesal karena sudah menyia-nyiakanmu dan memilih orang yang salah. Tapi gini lo, c'mon aku berjuang ngejar biar membantu dan menolongnya biar dia ga menyesal, okay aku suka rasa confidentmu, tapi itu sebenarnya malah bikin dia makin menyesal karena perjuanganmu yang ga masuk akal tapi dia terlanjur sia-siakan akan menjadi rasa bersalah terbesar yang menghantui dia saat tertidur. Atau itu memang tujuan utamamu?
Sebenarnya ini adalah offering untuknya di negeri demokrasi ini, aku memberikan sebuah pilihan sederhana tegas dan lugas. I'll give you all or you'll get nothing at all. Semua ini sudah aku sampaikan padanya selamanya, tidak akan ada kesempatan kedua, the same hole, the same mistake. Atau kau cukup percaya padaku, dan akan kuberikan segalanya yang ku punya, bahkan aku akan berjuang meraih semua satu persatu ku kumpulkan dengan kekuatanku sedniri semua hal yang belum pernah ku miliki dan mempersembahkan semuanya untukmu. Tapi kalo gamau yaudah, aku udah males membujuk dan merayu, enough is enough. Seseorang harus punya semangat juang tinggi dan tau batas mana dia harus berhenti karena perjuangan lebih baik efisien setiap hari waktu ke waktu kita belajar untuk berjuang ke hal yang lebih efisien dan punya impact lebih besar dan untuk lebih banyak orang. Sekarang tahun 2023 sudah ada milyaran manusia, aku ingin menolong sebanyak-banyak orang, hanya dengan waktu rata-rata umur manusia paling lama 100 tahun itu sudah dianggap berumur panjang dan dirasa beruntung hidup selama itu. Bisakah aku menyelamatkan banyak orang dan menolong lebih banyak orang dengan kekuatanku, jiwa, dan pengetahuanku.
Apabila ada cara yang lebih efisien dan masuk akal aku akan berusaha melakukannya demi umat manusia, ya memang aku bukan nabi tapi hanya manusia biasa, tapi apa ada yang salah bermimpi besar. Karena aku merasa generasi penerus sekarang terkesan penakut dan pemikir, terhadap tanggapan orang terhadap kegagalan, bahwa kita yang berpengalaman tau, bahwa kesuksesan adalah dari 100 percobaan dengan kegagalan banyak sekali hingga mendapat hasil yang sukses karena belajar pelan-pelan proses dari semua kesalahan, kegagalan, dan kekurangan itu. Mungkin ini akan terlihat mudah saat kau membaca tulisan ini, tapi percayalah semua ini akan terasa apabila kau sendiri yang melakukan dan merasakannya. Sepertinya emang paling nyaman dan menyenangkan ya tiduran dirumah terus makan enak, tidur lagi, santai, nonton film keren atau anime lucu. Sebuah paket lengkap introvert sebuah kebahagiaan sederhana, sebelum tiba-tiba ada yang menghinanya dan menginjak harga dirinya, lalu dia tanpa sadar ingin membuktikan, tapi ternyata terlalu berlebihan dan bahkan melebihi ekspektasi, niatnya mengalahkan dan membuktikan ke satu orang, endingnya mengalahkan banyak orang dan diapresiasi oleh banyak pihak yang akhirnya menjadi teman, karena dukungan akhirnya dilanjutkan secara professional dan tentu saja dengan penuh rasa tanggung jawab. Awal iseng akhirnya serius banget sampe break the limit, break expectations, harapan dan impian menjadi kenyataan, dunia tak lagi sama lagi, tapi menjadi lebih baik, masa depan tak lagi suram tapi menjadi cerah tidak silau dan terlalu terang, tapi terlihat jelas semua bayangan kesuksesan di depan mata, bagaimana jalan menuju kesana, kini tinggal bagaimana kita melihat kedepan berjalan dan meraih apa bayangan itu, menghindari lubang dan jebakan dibawah. Ya berjuanglah kawan.
