Donghyuck baru saja pulang ke apartemennya, namun ia merasa janggal saat tidak mendengar suara mark sama sekali
"mark?? aku pulang" ucap donghyuck
mereka sebenarnya tidak tinggal bersama, cuman semenjak 2 minggu yang lalu mark mulai sering menginap diapartemennya (((udah minta ijin ayah sama bunda)))
kemudian, saat donghyuck mendekati kamar mark (mereka beda kamar, stay halal bro), samar-samar ia mendengar suara isakan
"mark kamu gapapa?" ucap donghyuck
mata donghyuck hampir copot saat melihat mark sedang memasukan baju-bajunya kedalam koper
"KAMU JAHAT KIM DONGHYUCK!" seru mark
"EHHH KENAPA INIII??" ucap donghyuck panik
"GA USAH NANYA KENAPA, SETELAH BERTAHUN TAHUN KITA PACARAN, KAMU BISA-BISANYA SELINGKUH" seru mark
donghyuck makin bingung
"HAHHH???" ucap donghyuck
"coba kamu duduk dulu, tenangin diri dulu, coba cerita" lanjutnya seraya mendekati mark yang sedang tantrum
"GA TAU TANYA AJA SAMA SELINGKUHAN KAMU" seru mark kembali
kalo bisa sih sekarang donghyuck nanya kerang ajaib buat nanya siapa selingkuhannya
"aku ga ada selingkuhan sayang... coba makanya kamu cerita dulu, mungkin kamu salah paham aja" ucap donghyuck menenangkan
"OO GITU?? SALAH PAHAM??? TERUS INI APA??!" ucap mark seraya menunjukan 2 cicin emas didalam plastik kecil
melihat itu wajah donghyuck berubah menjadi memerah karna malu tak lama ia mulai tertawa geli
"JADI MENURUT KAMU INI LUCU?! MAU KAMU KASIH SIAPA CINCIN INI" teriak mark dan berakhir kembali menangis
donghyuck menghela nafas dan duduk di pinggir kasur milik mark
kemudian ia menarik mark dengan pelan dan mendudukannya di pangkuannya
"coba, ini kamu nemunya dimana?" tanya donghyuck pelan
sambil menunggu mark menjawab ia mengeluarkan sapu tangan dari kantong celananya untuk mengelap air mata dan ingus yang keluar dari hidung kekasihnya
"dari kamar kamu.. tadi aku beres-beres.." ucap mark sambil sedikit sesenggukan
"terus?? menurut kamu itu buat siapa??" tanya donghyuck
"ya ga tau, orang kamu ga bilang, kalo buat aku harusnya kamu ngajak aku dong, kamu aja ga tau ukuran jari aku" tutur mark
"kamu enggak coba pake dulu?" tanya donghyuck
"enggak lah.." jawab mark
donghyuck akhirnya mendengus geli, ia mengambil plastik cincin yang di pegang oleh mark dan mengeluarkan salah satu cincin tersebut
mark terdiam kebingungan karna donghyuck tidak kunjung memberi penjelasan
berbanding terbalik dengan donghyuck yang memilih untuk meraih tangan kanan mark dan memasangkan cincin tersebut di jari manisnya
"LOH KOK CUKUP??" ujar mark kebingungan
donghyuck kemudian mengecup pipi mark dengan sayang
"karna emang buat kamu sayang.." jawab donghyuck
"HAHH????" mark menganga bingung
donghyuck menangkup wajah mark untuk menatapnya
"will you marry me?"
rasanya dunia milik mark berhenti berputar saat itu
saat tersadar, air mata kembali membanjiri kelopak matanya, Ia segera memeluk leher kekasihnya
"I do, I will marry you" jawab mark
donghyuck kemudian membalas peluk tubuh mark yang ada di pangkuannya
"Im sorry.." bisik mark
"kenapa??" tanya hyuck sambil mengusap pelan punggung mark
"kupikir kamu selingkuh" cicitnya
"gapapa, salah aku juga karna ga cerita, niatnya buat kejutan kamu waktu ulang tahun bulan depan" jawab hyuck
mark kemudian melepaskan pelukannya
"kok kamu tau ukuran jari aku?" tanya mark penasaran
"apasih yang aku ga tau?? dari atas sampe bawah aku tau semua ukurannya" ucap donghyuck dengan tatapan penuh arti
wajah mark memerah
"AKU ADUIN PAPA KAMU YA!!" seru mark
keduanya kemudian tertawa lepas dan lanjut membicarkan rencana pernikahan keduanya
keduanya mungkin bukanlah manusia sempurna yang memiliki segalanya, bahkan keduanya mungkin hanyalah karakter tambahan bagi hidup orang lain
Namun, bagi mereka berdua, keduanya saling mengisi posisi tokoh utama dalam kisah mereka masing‐masing
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.