boundary(chap tambahan)

1.1K 123 6
                                    

Di dalam cerita asli chapter ini tidak ada..

Happy reading guys❤❤

___________










"Oprasi pertama ibu mu berjalan cukup baik sunoo, jadi kita bisa melakukan prosedur pengobatan ke tahap berikut nya. Aku harap kau bisa lebih bersabar"
Ucap sang dokter pada sunoo yang kini menatap nanar sang ibu yang terbaring lemah dari balik pintu kaca ruang perawatan

Entah berapa kali sunoo harus bersyukur, semua berjalan begitu baik sejak ia di pertemukan dengan jungwon dan sunghoon. Ibu nya bisa bertahan sejauh ini mungkin berkat mereka berdua jika saja sunoo tidak bertemu jungwon hari itu mungkin ia sudah kehilangan ibu nya

Rasanya begitu aman juga melegakan
"Terimakasih dokter"

Dokter muda itu hanya mengangguk kemudian pergi pamit untuk kembali melakukan pekerjaan nya meninggalkan sunoo yang juga akan bersiap untuk pulang setelah kungjungan rutin nya
Meskipun ibu nya hanya terbaring di ranjang rumah sakit namun berkat oprasi itu kini ibu nya bisa merespon sentuhan juga ucapan

Jadi setiap kali datang sunoo akan banyak bercerita termasuk keberuntungan nya di pertemukan sosok sebaik jungwon juga suami nya meski sunoo tidak bisa mengatskan jika ia kini menjadi seorang ibu pengganti.

TIN.........

sunoo terkejut kala suara klakson sebuah mobil berbunyi nyaring tepat di sisi kiri nya tengah berdiri menunggu taksi
Dari dalam sama keluar dua orang pria paruh baya satu bertubuh tambun dan satu lagi terlihat lebih muda dengan tubuh tinggi kekar

"Kau di sini ternyata? "
Sunoo mundur menyadari pria ini adalah seseorang yang bekerja pada rentenir di mana sunoo pernah meminjam uang
Sial nya sunoo melupakam hutang itu karna terlalu sibuk mempersiapkan uang untuk oprasi ibu nya beberapa minggu yang lalu

Jelas pria pria ini mungkin saja sudah mencari nya sampai kerumah yang sunoo tinggali sebelum nya
"Apa kau berencana untuk kabur eohhh!!!. "
Tanya pria dengan tubuh tambun seraya berkacak pinggang

"Maafkan aku tapi sungguh aku tidak berniat kabur tolong maafkan aku"
Sunoo menunduk takut kala pria tinggi di samping nya mencengkram sisi lengan atas nya seolah takut jika sunoo mungkin akan lari

"Lalu mengapa rumah mu kosong? Dan kau belum membayar sisa hutang mu, ini sudah jatuh tempo bahkan dari dua minggu yang lalu kapan kau akan membayar nya!! "
Sunoo mengigit bibir nya gelisah ia benar benar ketakutan setengah mati, sedangkan untuk melunasi hutang pegangan sunoo belum se besar itu ia belum memikirkan sama sekali perkerjaan lain untuk membayar hutang hutang nya

"Ak.. Aku akan membayar nya tapi tolong mengerti lah ibu ku baru saja di oprasi uang ku benar benar habis saat ini, tapi aku berjanji akan melunasi hutang ku, beri aku waktu sebentar saja untuk mencari pekerjaan lagi, kumohon.. "
Sunoo menyatukan telapak tangan kecil nya seraya berlutut menjatuhkan diri di trotoar jalan yang kasar dan amat berdebu

"Tiga kali!!.. TIGA KALI AKU SUDAH MEMBERI MU KESEMPATAN JADI SEKARANG BAYAR HUTANG MU ATAU KU AMBIL GUBUK MU ITU"
sunoo gemetar meraih ragu lengan salah satu dari pria itu seraya memohon untuk keluluhan hati meski pria pria itu berkali kali mendorong kepala nya

"Satu minggu lagi, aku berjanji tolong lah pak"

"Sunoo!!... "

Sunoo mendongak melirik ke arah sisi kiri tubuh nya mencari sosok dari pemilik suara yang memanggil nya dengan nada yang amat ia kenal

"Sunghoon ssi? "
Lengan pria itu sigap melindungi kepala nya seraya menarik lengan sunoo untuk kembali berdiri tegak di samping nya

"Ada apa ini? " Tanya Sunghoon sedikit keras melihat wanita lemah di cerca oleh pria dengan kasar siapa yang tak iba, namun Sunghoon terlihat amat kesal dan marah

SURROGACY (Sunsungwon) Enhypen ✔Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang