~Happy Reading~
"Minjung suka sama gue" Ucap Hao.
"Lo tau dari mana" Kaget Jaehyuk.
"Dia bilang sendiri pas di apartemen dia suka sama gue mana bilangnya tepat di depan gue lagi berasa ditembak tauk" Ucap Hao.
"Lo sendiri gimana apa suka sama Minjung" Ucap Jaehyuk.
"Sebenarnya iya tapi kan Minjung anak dari musuh papah" Ucap Hao.
"Iya sih" Ucap Jaehyuk.
"Hao sama Minjung mempunyai perasaan yang sama tapi kan terhalang oleh papah" Ucap Jaehyuk dalam hati.
"Jae gue tuh capek banget harus jadi dua orang yang sama gue berasa bukan jadi diri gue yang sebenarnya" Keluh Hao.
"Ya gimana lagi ya papah cuma ngarepin lo biar bisa jadi penerus perusahaan" Ucap Jaehyuk.
"Jangankan papah ngarepin gue jadi penerus perusahaan gue aja nggak pernah di lirik" Lanjutnya.
"Gue sadar Hao gue emang anak dari tong sampah seandainya waktu itu mama nggak ngambil gue mungkin gue nggak akan hidup di dunia ini" Ucapnya.
"Papah dari dulu nggak suka sama gue karena gue bukan anak kandungnya, mama ngambil gue karena kasian gue udah dikasih tau sama mama pas masih SMP lo juga dengarkan" Ucap Jaehyuk.
"Asal lo tau Hao gue nggak pengen apa-apa dari papah cuman dua yang gue harapin yaitu kasih sayang dan cinta dari papah" Tak terasa air mata Jaehyuk lolos dari pipinya.
"Gue tau gimana perasaan lo gue juga berusaha biar papah tuh sayang sama lo tapi apa papah jawaban selalu begitu" Ucap Hao ikut menangis juga.
"Gue selalu kalah sama lo, lo selalu unggul dalam apapun tapi gue nggak masalah yang penting lo udah anggap gue sebagai saudara aja udah bahagia" Ucap Jaehyuk.
"Papah dari dulu kita sekolah nggak pernah bolehin gue bareng sama lo karena menurut papah gue nggak pantes bareng sama lo karena lo anak papah dan papah selalu bilang gue anak tong sampah" Lanjutnya.
"Tapi gue penasaran sebenarnya orang tua gue itu masih hidup apa nggak" Ucapnya.
"Kita juga nggak tau kan ke mana keberadaan mereka lebih baik nggak usah mikirin orang tua lo" Ucap Hao.
"Mama kandungannya ada tumor jadi nggak bisa punya anak lagi karena rahimnya diangkat dan gue seneng banget gue bukan anak tunggal karena gue punya saudara yaitu lo" Senang Hao.
"Makin hari mereka berdua dekat saja saya harus berpikir bagaimana caranya untuk memisahkan mereka berdua" Ucap orang itu di balik tembok.
"Gue penasaran kenapa Jae tuh gak pernah bareng sama Hao" Monolog Minjung di halaman rumahnya.
"Gue lihat mereka berdua tuh nggak ada problem terus kenapa nggak bareng kan mereka saudaraan" Bingung Minjung.
"Min lo ngapain ngobrol sendiri" Ucap Karina dan duduk di sampingnya.
"Gue udah biasa ngobrol sendiri kalau lo nggak ada sama yang lainnya" Ucap Minjung.
"Yaelah lo kan bisa ngobrol lewat telepon sama gue" Ucap Karina.
"Lo tuh kadang-kadang nggak angkat telepon gue" Ucap Minjung.
"Gue gak ngangkat tuh 1 lowbat, 2 gue tinggal" Ucap Karina sambil menghitung jari.
"Min cariin gue pacar dong bestie mu ini tuh jomblo dari lahir" Ucap Karina .
"Lo mau sama Jae atau enggak sama Felix mereka berdua ya lumayan deket sama gue" Ucap Minjung.
KAMU SEDANG MEMBACA
The Same Two People || Zhang Hao (END)
FanfictionMenceritakan cowok tampan bernama Zhang Hao pemilik sekaligus populer di SMA nya yang di suruh oleh papah nya untuk menyamar menjadi seorang cewek agar bisa dekat kepada anak dari musuh papahnya. Lim Minjung adalah anak dari musuh papah nya Zhang Ha...
