Natta masih menangis hingga akhirnya dia mulai tenang dan perlahan melonggarkan pelukannya.
"Maaf fourth belum bisa cerita phi" lirihnya sambil mendongak menatap wajah Gemini.
"Hmmm phi ngerti kok,fourth bisa cerita nanti kalo fourth udah siap."
Natta hanya mengangguk tak lama ada seseorang yang mengetuk pintu kamar natta.
"Den makan dulu,ini bibi udah buatin sarapannya itu guru les Aden katanya 30 menit lagi nyampe." teriak bi ijah di balik pintu.
Bi Ijah adalah asisten pribadi keluarga Aydin,dia sangat menyayangi fourth,begitu juga dengan fourth yang menganggap bi Ijah seperti ibunya sendiri,bi Ijah menjadi saksi atas kematian anak pertama dari keluarga Aydin,tapi bi Ijah belum memberi tahu siapapun begitu juga dengan fourth,entah apa alasannya,jadi sampai saat ini kesalahan pahaman itu masih berlanjut.
"Iya bi,masuk aja yah gak di kunci kok" jawab natta lembut.
Setelah natta mengatakan itu,bi Ijah langsung masuk,dan meletakkan salep nya di meja belajar anak majikannya itu.
"Ini deh,eh...ada tamu?" Tanya bi Ijah.
"Owh ini temen fourth bi,namanya Gemini dan maaf bi tolong bawain Snack sama sirup juga yah" ucapnya lagi.
"Siap den..Aden jangan sedih lagi yah,tadi bibi denger tuan marah, soalnya bunda Aden gak pulang jadi mungkin tuan lagi emosi aja,owh iya bibi juga udah beli salep di pake aja yah,biar gak sakit lagi,itu pipi Aden masih merah" ucap bi Ijah penuh perhatian,lalu pergi dari kamar natta.
"Bunda pergi lagi yah? Hmmmmm bunda kemana?.." lirihnya di dalam hati.
"Fourth...phi bantuin kamu pake salep nya yah" ucap Gemini sambil mengambil salep yang di letakan bi Ijah di meja belajar milik fourth.
"Hmmmm.."
Gemini membuka salep itu dan dengan hati-hati mengoleskan krim nya ke pipi natta yang sangat merah akibat tamparan dari ayahnya.
"Awwww" ringis natta.
"Tahan fourth,dikit lagi" jawab gemini agar natta sedikit tenang.
Tak butuh waktu lama Gemini kini sudah selesai mengoleskan salep pereda nyeri itu kepada natta.
"Phi mandi duluan aja yah,abis itu kita sarapan,phi pake baju fourth aja yah" ucap natta.
"Iya fourth,kalo gitu di mana toilet nya? " Tanya Gemini.
"Itu...." Natta menunjuk ruangan kecil yang ada di ujung kamar nya.
Gemini mengangguk lalu berjalan ke arah ruangan yang natta tunjuk.
....
"Di dalam toilet sudah tersedia handuk,tapi tunggu ini....obat penenang? Dan obat tidur? Mengapa ini ada di sini? Batin Gemini."saat dia membuka laci samping cermin besar di walk in closet milik natta.
..
15 menit kemudian Gemini keluar, sebenarnya dia masih penasaran kepada natta kenapa ada obat seperti itu di kamar mandi nya,tapi lagi-lagi dia memutuskan untuk menunggu natta untuk memberitahukan nya saat dia siap saja.
"Fourth.."
Gemini keluar hanya dengan mengunakan handuk yang di lilitkan di bagian bawahnya saja membuat fourth tersentak kaget,dan mulai memandangi badan atletis itu.
"Kok bengong fourth,kan udah liat semuanya semalem.." ucap Gemini sambil terkekeh pelan.
"Enggak kok..ituuu,,ini fourth udah siapin bajunya." Jawab natta sambil menyerahkan baju miliknya yang cukup kebesaran.
KAMU SEDANG MEMBACA
Bad Boy
Fanfiction[Geminifourth area ✔️🔞] END!! #geminifourth#gay#bxb BELUM DI REVISI TYPO BERTEBARAN!! Fourth adalah seseorang yang sangat pendiam,tidak banyak berbicara ataupun bergaul,saat malam hari tiba sikapnya menjadi liar dan pemarah,sungguh kebalikan dari d...
