11

1.8K 178 3
                                        

.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Lanjutannya

Kamar Asa

Saat ini Asa lagi duduk di balkon nyari angin dan kedamaian,Ia merasa bersalah akan sikapnya tadi tapi,itu bukan kemauan nya entahlah Asa juga bingung.... Mungkin karena ia terlalu sayang sama Canny.

Tok...Tok...Tok....

"Hemm?" Asa beranjak dan menutup pintu balkon

Ceklek

"Kak" ucap Rora dan Rami bersamaan

"Loh,kalian ngapain kesini?" Tanya Asa

"Emmm.... Emang ga boleh ya kita ke kamar Kakak" balas Rami

"Boleh,masuk" mereka berdua pun masuk kekamar dan mendapati kalo adek nya lagi tidur

"Kak... Aku mau ngomong sama Kakak" ucap Rora pas ia udah duduk di sofa kamar Asa

"Apa? Kalo tentang kutukan itu, mending kalian keluar deh" Asa memilih duduk Kursi belajar nya

"Bukan Kak,bukan itu"

"Terus?"

"Emmm.... Kakak aku juga sama kayak Kakak... Aku ga mau adek balik lagi kayak dulu,Aku sama Rora udah sepakat kalo kita akan bantu Kak Asa buat ngurus Adek" Jelas Rami dan menatap Kakak nya

"Hemm? Kakak ga salah denger kan?" Tanya Asa dan menghampiri mereka berdua yang lagi tegang

"Ii...iya kak" angguk Rora dengan Kaku

"Kenapa?" Tanya Asa dengan melipat kedua tangannya

"Emm... Itu soalnya,aku udah terlanjur sayang sama adek versi sekarang...."

"Jadi,waktu adek belum jadi bayi kamu ga sayang sama dia?" Cerca Asa

"Tunggu..tunggu.... Bukan.... Bukan gitu maksudnya Kak... Aduuuhhh.... Emmm maksudnya Rasa Sayang aku makin bertambah,mungkin dulu waktu adek masih bayi.. aku jarang main sama dia soalnya Mamah sama Papah selalu ngebatasin kegiatannya.... Jadi,aku jarang ada moment sama adek" jelas Rami dengan perasan campur aduk

"Emmmm" angguk Asa dan ikut duduk disamping Rami

"Kalian yakin dengan keputusan yang kalian ambil ini?" Tanya Asa lagi

"Iya Kak,Kita bakalan selalu dukung keputusan Kak Asa,apapun itu" balas Rora cepat dan tak ada keraguan disetiap ucapan nya

"Emmmm.... Oke, walaupun Kak Ruka,Kak Pharita dan juga Ahyeon membenci kita?" Tanya Asa memastikan

"Emmm... Iya Kak" balas mereka mengangguk mantap

"Uuuummmmm...... Mamaaaa...."

"Eh! Adek bangun Kak" mereka bertiga bergegas menghampiri si bungsu

"Kenapa Sayang?" Tanya Asa dan menggendong nya

"Mamaaaa..... UUUUAAAAAAAAAAA" Teriak Canny

"DEK....." Panik mereka

Rumah Sakit

Asa,Rora dan juga Rami dari tadi ga berhenti berdoa,mereka takut dan banyak pikiran negatif muncul di benak mereka,Tadi Canny mengalami kejang dan suhu tubuh nya panas.... Karena panik mereka bertiga langsung membawa Canny ke Rumah Sakit dan lupa mengabari ketiga saudaranya yang lain

"Kaaak.... Adek ga bakalan kenapa-napa kan?" Tanya Rora yang udah berlinang air mata

"..........." Asa hanya diam,Menangis? Asa terlalu lelah untuk menangis,Ia hanya diam dan menatap kosong pintu yang ada didepannya

Baby CannyTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang