LANJUT....
mereka pun masuk ke dalam rumah freenbecky, freen mendengar suara langkah kaki dan menoleh ke arah tersebut lalu tersenyum menyambut kedatangan para sahabatnya.
"sejak kapan kalian datang aku tidak mendengar suara mobil kalian" tanya freen bingung
"alah baru aja kami datang, oh iya mana Becky" tanya nam kepada freen sambil melihat kiri kanan
"dia di dapur " ucap freen
tanpa mereka sadari freen melihat kotak yang di bawa oleh noey dia bingung kotak apa itu dan akhirnya ia menanyakan nya
"emm itu kotak apa noey? "tanya freen sambil menunjuk kotak itu
" ahh i-ini a-anu apa ya em itu kot... "belum sempat noey bicara sudah di potong oleh irin
" itu phi itu kotak tadi kami beli tapi kek nya kebawa deh sama noey "ucap irin sambil tersenyum kikuk
" noey taro ke mobil cepet sebelum lebih banyak pertanyaan yang freen tanyakan nanti"bisik Heng menyuruh noey simpen di dalam mobil
"em aku boleh nengok gak itu apa" tanya freen
mereka yang ada di situ pada kikuk dan akhirnya Heng mengalihkan pembicaraan supaya freen tidak menanyakan nya lagi
"eh freen gimn perkembangan kaki lo udah mendingan? "tanya Heng secara tiba"
"huhf ya seperti yang kalian lihat aku masih menggunakan tongkat untuk membantu berjalan" ucap freen lesu
"semangat bro aku yakin kamu bisa melewatinya " ucap Heng menyemangati freen
"makasih kalian semua adalah sahabat terbaik ku aku bangga punya kalian di hidup ku" ucap freen dengan mata yang sudah berkaca-kaca
noey yang baru masuk kembali pun menghampiri mereka dan melihat freen mau menangis dia pun bertanya
"lohh kok nangis kalian habis ngapain disini juga gada bawang " ucap noey heran dan celingak celinguk
"yeee peak lu masi bisa ngelawak orang lagi sedih malah ngelawak dasar bagong lu" ucap Heng kesal
"yeee maaf lah kan aku gak tau dasar burung kecil" balas noey meledek Heng
Heng yang mendengar itu pun makin kelas lalu berdiri dan menjitak kepala noey berkali kali sampe noey merasa kesakitan
"cetakk.. cetakk.. " suara jitakan Heng
"aww aww aduh sa kit iya ampun aduh" ucap noey kesakitan karna di jitak Heng
"udahhhh kalian ini selalu aja " ucap freen ambil menghapus air matanya sebelum jatuh sambil tersenyum
"ya sorry shsss sakit beh " gumam noey sambil mengelus kepala nya
KE BECKY, IRIN,NAM
mereka sedang sibuk membantu BECKY untuk membuat makanan untuk mereka semua
"eh Beck gimana keponakan gue sehat kan ya" ucap nam memecah keheningan
"sehat kok phi bahkan makin aktif ni bocil" ucap BECKY tersenyum sambil mengelus perutnya
"widihhh entar lagi lahir juga si tuyul ya hahah" celocos IRIN sambil tertawa
BECKY yang mendengar anak nya di panggil tuyul pun kelas dan menjitak kepala irin
"yakk irin kok anak gue di bilang tuyul " ucap BECKY
"cetakk... " suara jitakan
"awww aduhh sakit tau Beck " ucap irin
"hahah rasain mangkanya jangan mengganggu singa yang sedang tertidur" ucap nam tertawa sambil melihat irin dan BECKY, BECKY yang mendengar itu pun menatap tajam ke nam
"aduh ini kok perasaan ku gak enak ya... " batin nam keringat dingin saat di tatap sama BECKY
BECKY pun berjalan ke arah nam dan nam yang melihat itu pun mundur secara perlahan hingga udah mentok ke dinding
"Beck.. Beck.. l-lo kenapa Beck " ucap nam yang sudah takut
"phi bilang aku apa tadi hah singa emang aku hewan aku manusia phi " kesal nam
"glek" suara nam meneguk saliva nya
"celetakk" suara jitakan BECKY kembali terdengar
"aww sakit nya" teriak nam memegang jidat nya
"duhh bumil sakit tauu" ngeluh nam
"rasain kenak juga kan lu" ejek irin
tampa mereka sadari ikan yang sedang di goreng sudah gosong
"eh Beck nyium bau gosong gak " ucap irin mengendus endus
"ha iya ya " ucap BECKY juga mengendus
nam pun menoleh ke kompor dan melototkan mata melihat ikan yang mereka goreng gorong hingga mengeluarkan asap
"beckyyyyy ikan nya gosong matikan kompornya nanti bisa muncul api karna kepanasan " teriak nam dan BECKY langsung mematikan apinya
mereka yang berada di dapur pun terbatuk batuk karna menghirup asap , dan berlari ke atas ruang TV sambil memegangi hidung mereka
"uhuk uhuk uhuk" suara batuk mereka bertiga
"lah kelen ngapa kok batuk" tanya Heng heran
"iya kenapa kalian" tanya noey
"itu ikan nya gosong jadi keluar asap karna udah ke panasan " ucap nam mengatur nafas
"hah kok bisa si sayang" tanya freen ke BECKY
"ya itu karna mereka berdua ni buat aku kelas aja" ucap BECKY
"hah loh kok kita sih yang salah" ucap irin dan nam bersamaan
"lah ka emang huh" ucap BECKY tak mau kalah
"udah udah kita gofood aja " ucap freen mengambil hpnya
mereka semua punya duduk di ruang TV sambil berbincang satu sama lain , canda dan tawa tak luput dari wajah mereka
tampa mereka sadari sosok yang dari masi mengawasi mereka dari kejauhan
"kalian sekarang boleh tertawa , tapi akan ku pasti kan tawa itu akan menjadi tangisan" ucap orang misterius itu
"kalian sudah mengganggu semua rencana ku tapi aku akan pastikan rencana ku yang satu ini akan berhasil" ucap nya kembali
"untung aku bisa lolos dari penjara hah dasar orang bodoh kalian bermain dengan orang yang salah" ucap nya sambil tersenyum licik
tiba tiba suara dari HP nya pun berbunyi menandakan ada yang menelpon nya
dreet.... dreeettt...
"ya halo ada apa menelpon" tanyanya
"ini bos kami sudah mendapat kan barang" yang Anda perlukan untuk melakukan peneloran nya bos"ucap anak buah nya dari sebrang telepon
"kerja bagus siap kan semua aku akan ke sana" ucap nya
"baik bos" ucap anak buah nya
dia pun pergi dari tempat nya dan menaiki honda sport hitam nya dan melajukan nya dengan sangat kencang seperti sudah kesetanan
⚛》》》》》◆《《《《《⚛
segini dulu ya sebelum itu maaf sudah lama sekali tidak up kalo ada typo maafkan ya
KAMU SEDANG MEMBACA
handsome but naughty (Freenbecky) End
FanfictionTentang seseorang yang di jodohkan oleh orang tua mereka yang telah berjanji untuk menikahi mereka dan berakhir menjadi cinta yang sangat haromis dan romantis "Aku sangat mencintaimu " "Aku juga sangat sangattt.... Mencintaimu " Ucap kedua pasangan...
