Tiga (Revisi)

84.5K 3.3K 107
                                        

Happy reading~


Sudah hari ke tiga Semenjak Kenzio bangun dari komanya keluarganya selalu setia menemaninya, Saat ini Kenzio sedang sarapan di suapin oleh Gisellae sambil sesekali ia meladeni celotehan putranya ini.

"Mama Mama Zio kapan pulang?" ucap Kenzio.

"Nanti ya sayang nunggu kamu sembuh dulu baru boleh pulang oke" ucap Giselle sambil membersihkan sisa makanan yang berada di pinggir mulut Kenzio.

"Tapi Zio bosen mah~"

"Iyh sayang makanya Zio harus rajin minum obat biar cepat sembuh oke"

"Huftt~"

Ceklek

"Ada apa ini kenapa baby nya papa cemberut seperti itu hm?" Ucap George sambil duduk di sebelah ranjang Zio.

"Papa Zio mau pulang" ucapnya sambil menunjukan puppy eyes.

George yang melihat itu Menahan diri agar tidak melahap pipi yang sekarang sudah berisi itu.

"Sabar ya baby kita menunggu hasil dari dokter terlebih dahulu kalau baby di nyatakan sehat baby bisa pulang" ucap George sambil mengelus rambut Kenzio.

Kenzio akhirnya mengangguk pasrah.

"Pah kak Jay, Ano sama Ino mana?"

"Kakak mu sedang berada di kantor baby dia ada meeting pagi sedangkan adik-adikmu mereka sedang bersekolah"

"Sekolahhh!!! Zio juga mau sekolah papa~" ucap Kenzio sambil menggoyangkan tangan George.

"Zio home schooling aja ya"

Bukan tanpa alasan namun George tidak ingin Kenzio kembali nakal seperti dulu jujur ia lebih suka Kenzio yang merengek kepadanya dari pada Kenzio yang pembangkangan.

"adik-adik Zio sekolah umum masa Zio tidak!!!" Ucap Zio sedikit meninggikan suaranya.

"Kau berteriak hah!!!!"
Ucap George tidak sengaja membentak.

"Hiksss"

Giselle yang ada di samping anaknya langsung memeluk Kenzio.

"Mass jangan kasar ah!!"

"Hah~ maafkan papa baby"

Kenzio tidak mau melirik kearah papanya ia masih terisak sambil memeluk Mamanya.

"Baiklah kamu boleh sekolah umum"

Kenzio yang mendengar itu langsung menatap papanya.

"Beneran Zio boleh sekolah" ucapnya berbinar.

"Iyah baby"

Kenzio pun segera memeluk George.

"Makasih papah muachhh💋" ucapnya sambil mencium pipi George.

"Sama sama baby"

.
.
.

"Keadaan tuan muda Zio sudah membaik hari ini pun ia bisa langsung pulang, tapi tetap jangan lupa minum obatnya ya" ucap sang dokter.

Cute Brother (Kenzio) ✓Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang