10 [Maybe]

169 7 0
                                    

LOVE SEKEBON MUACH
~
~
~
~
~
'

'Mmmmppphhh'

++

Dokter Damar melumat bibir Alden dengan Lembut membuat, tapi juga dengan kecang ia memegangi tangan Alden agar tidak menghindar.

"Huh" Deru Nafas Alden Saat Dokter melepaskan lumatanya

"Cup" Dokter kembali mencium pucuk bibir Alden

.....

Mereka Terdiam.

"Maaf Alden kalo itu tiba-tiba"

"M-mmmm Yaa....... Gapapa dok"

"Gapapa? Serius?"

"I-iyah" Alden menjawab tidak menatal Dokter

"Jadi Boleh sekali lagi?"

"E-ehhh"

Cup

Dokter Damar mencium sekali lagi bibir Alden, dan membuat kontak mata dengan dekat.

Alden menatap Lamat Dokter, begitunpun Dokter.

"Dokter kenapa?"

"Apanya?"

"Kok tiba-tiba cium bibir saya?"

"Kamu Gemesin"

Jawab Dokter Damar tepat di depan wajah Alden.

Sektika Wajah Alden memerah padam.

"Dokter Belok?"

"Hah?"

"Dokter Suka laki-laki?"

"Nggak"

"Terus kenapa Sikap Dokter begini?"

"Dokter Suka Sama Kamu"

"Lho?!"

"Bolehkan Kalau suka?"

"N-ng"

"Mencintai seseorang adalah hak semua manusia didunia, Dicintai kembali atau tidaknya itu Urusan Nanti."

".....

"Sekarang Kamu jadi Dedenya Dokter" Dokter Damar menatap Alden Serius

++

"Kok lu telat sih Al?" Protes Revin tepat dimuka Alden

"Ya maap, kan Bandung macet"

"Halah, jam segini macet"

"Kan udah gua chat juga kan gua bantuin Dokter dulu tadi"

"Bantuin dia? ngapain? Crott?"

"ENGGAK YA GOBLOKK"

"Ihhhhh ngegas, terus bantu paan?"

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: Apr 24 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

WHAT YOUR SEX? [BXB]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang