Chapter 22

30 27 0
                                        

Sebulan berlalu dan saat ini tengah memasuki musim dingin di bulan akhir November banyak hal terjadi tak hanya di London tapi juga di Korea.

Berita mengenai dating Felix belum juga mereda dan Felix masih belum bisa ikut dalam proses pembuatan mv terbaru Stray Kids yg akan di rilis. Jadi sementara ini dia melanjutkan fokus pada perusahaannya yg mengalami penurunan saham.

FLXboX terancam bangkrut karena serangan Malware dan Ransomware yg mana semua data perusahaan terserang virus serta data perusahaan di sandera oleh penjahat dunia maya yg mana mereka meminta uang tebusan dengan harga fantastis senilai 10 triliun dollar.

Felix sangat pusing dengan keadaan yg menimpa nya saat ini, kepala nya di bebankan oleh masalah membuat tubuhnya drop dan jatuh sakit.

"Kenapa Alex tidak bisa di hubungi saat ini?" tanya Stephanie yg tengah menelepon adiknya itu.

"Entahlah, ponselnya tidak aktif dari beberapa hari yg lalu" ucap Younghoon dia mengirimi pesan dari seminggu yg lalu tapi belum juga di balas oleh istri nya itu.

ceklek

"Edward, how is the office?" tanya Younghoon.

"Bad, half a percent of employees resigned" ucap Edward dia merasa dejavu dengan kejadian Apple inc tahun lalu, dia pergi ke kantor dan membayar upah 50% karyawan yg berhenti.

"How is Prince Felix's condition?" tanya Edward.

"He's asleep, I asked him to rest" ucap Stephanie, Edward mengangguk dia sudah menghubungi Nona Alexandra bahkan Zoya perihal kejadian ini.

Edward sengaja tidak memberitahu Younghoon, Stephanie, Juyeon dan Felix tentang dimana Nona Alexandra saat ini, sebab dia tengah meresmikan sekolah baru serta pergi ke Indonesia guna mencabut izin perusahaan Adrian yg sudah di jual Alex.

"Gosh, where did Alex go when her cell phone died?" ucap Stephanie kesal.

Felix terbangun dari tidur nya dia melihat ke arah jam yg sudah menunjukkan pukul 7 pm, Felix bangkit dari tempat tidur dan keluar dari kamar nya.

"Kau sudah bangun?" tanya Stephanie, Felix mengangguk.

"Have you guys contacted my cousin?" tanya Felix, Edward, Juyeon dan Younghoon menggeleng.

"Is she angry with me because of all this, she didn't even call?" ucap Felix menundukkan wajahnya, Stephanie mengelus pundak nya.

"Mungkin nuna mu sedang sibuk, atau dia ada suatu pekerjaan yg tidak bisa di tinggal, jangan bersedih" ucap Stephanie.

"Terima kasih nuna" ucap Felix tersenyum.
.
.
.
.
.

Alex selesai dengan semua tugas nya lantas dia membawa Zoya, Sir Henry, Dr. Reid dan Akio pergi ke Korea untuk mengurus masalah perusahaan FLXboX yg akan bangkrut. Edward sudah memberitahu kejadian sebenarnya bahkan tentang pegawai yg mengundurkan diri serta uang tebusan bernilai triliun.

Pesawat Alex baru saja mendarat di Incheon pukul 1 am mereka turun dari pesawat dan berjalan pergi ke resort.

Setiba nya di resort hanya ada Edward yg berdiam diri di luar resort, Alex lantas menghampirinya.

"What are you doing here?" bisik Alex.

"Oh my gosh, you scared me Miss" ucap Edward membuat Alex dan Zoya terkekeh.

ceklek

ceklek

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
My Prince Bos [THE END]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang