28. PERSIAPAN PERNIKAHAN

2.4K 259 21
                                        

(yang awalnya 2k kata sekarang jd 1766 doang ya, author singkat singkatin wkwkwk agak kesel kereset, wp anzing emg, ini klo banyak typo ya, maapinn, author ngantuk bgt wkwkwk)





















GXG

























TYPO BERTEBARAN






























HPPY READING

































:V

2 hari berlalu kini freen sedang menuju ke rumah nya setelah pulang dari rumah sakit, sekarang dia bersama mario, ayahnya memaksa freen untuk pulang bersama mario, freen sendiri mengiyakan walaupun dalam dirinya dia sungguh tidak ingin dekat dengan pria ini, dia merasa bahwa bukan pria inilah pemilik hatinya

sunyi, tidak ada percakapan selama perjalanan, tak lama freen di kejutkan dengan tangan dingin yang menyentuh tangannya

freen melihat mario yang memegang tangannya langsung menepis dengan kasar

"sayang.. ah maaf, kau pasti belum merasa nyaman, maafkan aku.." ucap mario sambil menggaruk tengkuk lehernya yang tak gatal

"maafkan aku, aku belum terbiasa" ucap freen merasa bersalah lalu menoleh ke arah jendela bersandar dan melihat setiap rumah demi rumah yang ia lewati

..

sesampainya di rumah, freen langsung masuk begitu saja meninggalkan mario, dia merasa tak nyaman terlalu berada di dekat mario, saat memasuki rumah freen langsung di kejutkan dengan suara teriakan anak kecil yang menangis sambil berlari kearahnya

"phii.. hiks hiks"

freen yang masih tak mengenal siapa anak ini langsung menggendongnya, jika dengan mario freen tak nyaman, namun ketika bersama anak kecil ini freen merasakan kehangatan dan tanpa sadar freen tersenyum melihat anak kecil ini langsung menenggelamkan wajahnya di cengkuk leher freen sambil terus menangis

"meleka melalangku bertemu dengan phiifreen.. hiks hiks"

"tenanglah, phii sudah kembali"

freen menatap ke arah sang ibu yang baru muncul bersama sang ayah

"dia adikmu, ayen" freen mengangguk lalu mengetatkan gendongannya seakan tak ingin melepas nya

"jangan pergi lagi ya phii" freen tersenyum lalu mengangguk dan menciumi kening sang adik

"iya ayen sayangg, phii akan selalu di sini, ayo bermain hum?" ayen mengangguk happy dan menyuruh phii nya untuk bermain di kamar

semua mainan ayen memang berada di kamar freen dan sebagian berada di kamar ayen sendiri, ayen memang suka bermain di kamar phiinya

"sayang kau baru pulang dari rumah sakit, istirahatlah dulu, ibu yang akan menjaga ayen" mendengar ucapan itu bibir ayen melengkung kebawah membuat freen tak tega

"tidak apa bu, freen baik baik saja, freen ingin bermain saja" ucapan freen kembali memunculkan senyuman ayen

"ayah, ibu, paman, Mario freen pamit dulu" semuanya mengangguk sambil tersenyum, ayen dengan cepat

setelah melihat kepergian freen dan ayen kini tersisa lah para orang tua dan mario

"aku sudah memutuskan, lusa freen akan menikah dengan mario"

"itu terlalu cepat!"

"ayolah sayang, sudah kukatakan, demi keselamatan mereka bertiga oke?" nun menghela nafasnya dengan kasar, benar benar tidak menyetujui pernikahan ini, sampai akhir nun mengalah dan mengangguk

Secret Marriage Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang