NYUSUL

216 17 12
                                    

Cerita sepenuhnya karangan author tidak ada sangkut paut degan dunia nyata saat ini

Bahasa disesuaikan dengan mood author

Cerita dibuat sebagai hiburan semata tidak bermaksud MISGENDERING pihak manapun

Semua dilakukan untuk mendukung jalannya cerita

Seluruh media didalam cerita diambil dari beberapa sumber sebagai pelengkap cerita

TERIMAKASIH
SELAMAT MEMBACA

Bayi rain dan phayu berhasil melewati masa kritis nya dan setelah pengecekan bayi mereka baik baik saja tidak ada kerusakan syaraf otak akibat demam tinggi

Setelah bayi mereka dipindahkan rain terus memeluk bayi nya dia tidak menghiaraukan phayu dan keluarga nya yang datang rain takut jika dia melepaskan pelukan nya nanti bayi nya akan sakit lagi rain tidak sanggup melihat anak nya dipasang alat alat medis yang begitu banyak nya rain ikut sakit saat anaknya mengeeliat sakit akibat tangan nya di infus

Rain memang masih kecil masih anak anak tapi dia mengerti seperti apa rasanya orang tua saat anak nya sakit , rain tidak ingin terjadi sesuatu yang buruk pada anak nya dia bersusah payah melahirkan nya nya dan tuhan yang berbaik hati menitipkan malaikat kecil itu padanya jadi rain tidak ingin mengecewakan tuhan yang telah memberi kesempatan itu

" buna kamar rain sudah dibersihkan kan jadi nanti saat bayi pulang bisa langsung istirahat "

" Iya abang mu sangat semangat mendekor kamar mu semalam"

Rain hanya tersenyum dia cukup tergelitik mengingat betapa sayang nya bang pat padanya, rain tau dia mengecewakan abang nya itu dengan hamil sebelum menikah dan menikah muda

Rain tau seberapa besar harapan abang nya itu untuk masa depannya rain tau seberapa rapi abang nya menyusun kehidupan nya untuk masa depan rain

Sayang adik nya ini tidak tau diri melakukan kenakalan yang fatal hanya karena bosan dikekang abang nya dan sekarang dia menanggung semua rasa sakit itu

" dekor apa buna" tanya phayu binggung dia belum sadar situasi

" Iya gupy ada apa "

" ah.. rain belum cerita ya besan"

" rain tidak mengatakan apapun pada kami"

" begini rain mau ikut saya pulang dia butuh waktu menenangkan diri dari peristiwa ini"

" tidak bisa buna phayu tidak setuju "

Brakk!!

" setuju atau tidak aku akan membawa adik ku pulang, kau sebagai suami dan ayah tidak becus mengurus mereka, sialan!

Pat yang baru datang emosi mendengar suara phayu sehingga dia membuka pintu dengan kasar sampai membuat keponakan menangis terkejut













Sudah satu minggu lama nya rain dan bayi nya tinggal di rumah buna gupy, rain dirawat dengan baik oleh pat dan pran yang selalu menemani calon adik ipar nya itu

" apa kelanjutan hubungan kalian"

" entah lah kak kata bang pat kalau rain mau pisah bang pat akan mengurus nya dengan cepat dia ada teman yang kerja di pengadilan "

NIKMUDTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang