PART. 2

11.4K 298 6
                                        

                                   ~abortion

i present a romantic story, full off twists and turns.

i present a romantic story, full off twists and turns

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

author~~~

queenmatchalatte_

cerita ini mengandung konten 21+

‼️⚠️‼️ MOHON BIJAKSANA DALAM MEMILIH BACAAN SESUAI UMUR KALIAN‼️⚠️‼️

SEKIAN TERIMA KASIH🙏🏻




HAPPY READING ALL🫶🏻

PLEASE TINGGALIN JEJAK 🙏🏻

JANGAN LUPA VOTE AND KOMEN YAAWW🥰



🌟🌟🌟

mayna segera berlari keluar ruangan, setelah menyelesaikan kelas paginya. ia melirik kearah jam tangan, dan disana sudah menunjukkan pukul 10.59 wib. ia berdecak sebal saat mengingat pesan geo yang mengatakan bahwa pria itu tidak suka perihal menunggu. lalu, semakin dipenuhi rasa khawatir, karna dirinya pasti akan telat, sesuai perkiraan pria itu. mayna, mau tak mau, terus saja berlari seraya menyusuri lorong-lorong kampus agar dirinya bisa sampai di rooftop dengan tepat waktu. meskipun, itu adalah hal yang mustahil.

menaiki tangga dan sesekali berhenti karna rasa pegal pada betis yang menjalar kepahanya. mayna berakhir memaksakan sisa-sisa tenaga, untuk tetap mencapai puncak anak tangga itu. ia menetralkan ngos-ngosan yang sejak tadi mendominan. lalu, sesampainya disana, ia tidak menemukan geo disekitaran rooftop. ia celengak-celinguk mencari keberadaan pria itu. sampai akhirnya suara barinton yang berasal dari belakangnya, berhasil membuatnya terperanjat kaget, karna begitu tiba-tiba.

"telat 3 menit" ujar geo, menghisap rokoknya. kemudian, membuang asal puntungan rokok tersebut. "ck! waktu berharga gue, harus terbuang sia-sia!"

bisa geo lihat, kini gadis. ralat, maksudnya wanita yang berada dihadapannya saat ini, tampak ngos-ngosan dengan keringat yang bercucuran dari dahinya. ia berekspresi datar. kemudian, melipat tangan didada, guna menatap intens wanita asing itu. "gue beri waktu 2 menit, buat lo bicara." ujarnya, terdengar seperti mengintimidasi.

mayna tampak terdiam beberapa saat. kemudian, mulai menundukkan pandangan, untuk menghindari tatapan bengis dari pria itu. benar yang orang orang katakan. geo benar-benar tampak sangat menyeramkan, jika bertemu secara langsung. bahkan, mental mayna yang biasanya terlihat bak baja yang tidak mudah dihancurkan. kini, berakhir menciut, hilang entah kemana.

"gue hamil—" cicitnya pelan, hampir tak terdengar.

mendengar itu, membuat geo mengerutkan dahinya bingung. ia menatap wanita itu dengan sinis. kemudian, terdiam beberapa saat, untuk mencerna dengan baik kalimat yang baru saja ia dengar. "maksud lo?"

AU GEO MAYNA (sedang proses revisi alur)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang