Dua waktu berbeda
Kita jalin untaian kata
Membaca keluhmu saat jauh
Dan lajunya balasku
Sebab tak ingin kau menunggu
Kala itu hatiku tenggelam
Tenggelam dalam bahagia
Hingga, satu fakta
Memukulku dengan kerasnya
Dia tlah temukan tambatan hatinya
Relungku terhimpit realita
Tapi t'lah ku perdaya
Agar tak nampak terluka
Di akhir jumpa
Hanya mampu ku berkata
Bahwa aku t'lah rela
Kini jiwaku tak lagi padanya
Ku biarkan Ia berkelana
Hingga temukan raga
Yang siap mencinta
10.26 AM
Malang, 16 Oktober 2024
