19

1.6K 79 0
                                        

"baang di lantai mana nih,cepett!"
teriak seseorang dari telephone,itu jisung ia sedang menelephone jeno,karna tadi yang meminta jisung untuk ketemuan itu jeno.

dan sekarang jisung berada di depan gedung tua yg baru saja di serlock oleh jeno,tapi ia bingung jeno berada di lantai mana?,dan karna jisung males nyari² jeno di dalem gedung nya jadi ia langsung nelephone jeno aja..

"di lanta 3,terus belok ke ruangan nomor 02"
jelas jeno yg langsung menutup,telephone nya

"busset langsung di matiin,duuh males lagi jalan ke lantai atas nya,ini gw gak bisa terbang aja gtu!?"
dumel jisung,yg langsung berjalan masuk ke dalam gedung tua itu,sangatt seram,semakin seram karna pepohonan besar yg berada di sisi gedung itu

satu persatu jisung taiki anak tangga itu,hingga akhirnya ia berada di lantai 3,dan terlihat tulisan 'R-02' itu ruangan yg di maksud jeno kepada jisung

dengan cepat jisung langsung memasuki ruangan itu,dan sontak jisung pun kaget,bagaimana ia tidak kaget kalo ternyata ada sullyoon di sana yg sedang berdiri memandang jisung,dan jeno yg berdiri memandang ke luar jendela besar yg ada dalam ruangan itu...

"sullyoon,ngapain kamu di sini?!"
tanya jisung,namun hanya di balas senyuman oleh nya

"kehadiran ku memang tidka penting tapi informasi yg aku bawa mungkin cukup penting bagimu.."
ucap sullyoon yg membuat jisung berpikir

"bang!,apa maksud nya kenapa lo bawa sullyoon ke sini! dia udah gk ada hubungannya sama masalah keluarga kita lagi bang!"
bentak jisung yg geram melihat abang nya itu jeno yg sedari tdi hanya diam melihat ke arah jendela luar

"sullyoon penting ada sini,maka dengarkan lah jangan membantah!."
ucap jeno dengan tegas,sambil menatap wajah jisung dengan datar

jisung tidak menjawab karna ia tau kalau jeno sudah berbicara dengan nada seperti itu,tandanya ia sudah tidak bisa lagi melawan dan harus menuruti apa kata sang
abang

"mungkin aku akan menjelaskan di sini,tapi apakah kalian berdua boleh duduk terlebih dahulu?"
ucap sullyoon

mendengar ucapan sullyoon jeno pun langsung duduk di sofa yg ada di dekat jendela besar tadi

namun sullyoon masih diam ia tak menjelaskan apa² matanya tertuju pada jisung yg masih saja berdiri yg berarti ia tak mau menuruti ucapan sullyoon

sontak melihat sullyoon yg masih belum menjelaskan mata jeno pun langsung tertuju kepada jisung yg masih berdiri,tatapan nya sungguh tajam,namun jisung masih diam seolah tak melihat tatapan jeno yg begitu tajam

"PARK JISUNG!."
bentak jeno yg menyebut nama jisung beserta dengan marga nya,dan hal itu berhasil membuat jisung langsung menurut dan duduk di sofa satunya lagi,walau hanya menyebut nama lengkap saja kita sudah mengerti apa yg di ucapkan jeno..

"apa yang kamu bawa sullyoon?"
tanya jeno yg melihat sullyoon menggenggam sebuah kotak kecil yg berwarna putih

"jadi kemaren...

flashback on #

"tunggu aku ingin ke toilet dulu,kau boleh tunggu di sini"
ucap jisung kepada sullyoon

yap,ini kejadian nya saat sullyoon yg masih berada di rumah jisung kemaren

keadaan nya mereka berdua sudah berada di ruang tamu,dan di situ chenle baru saja naik ke atas untuk pergi ke kamar nya

sekarang hanya sullyoon yg berada di dalam ruang tamu itu karna jisung yg ijin pergi ke kamar mandi..
tak sengaja sullyoon melihat kotak kecil di bawah meja bulat yg memang selalu ada di ruang tamu namun mungkin bentuk nya tak selalu bulat pasti ada juga yg kotak ataupun bentuk lainnya

"ini bukan nya..
sullyoon sedikit berfikir sambil mulai mengambil kotak kecil itu,namun tak lama sullyoon berfikir ia langsung tau apa itu,dengan cepat ia langsung memasukan kotak itu kedalam kantong kardigan nya

padahal ia sama sekali belum melihat isinya namun ia pastikan itu benda yg menjadi bukti untuk nya

flashback off #

"kotak gelang bunda.."
ucap jeno tiba² saat sullyoon memperlihatkan logo lumba² yg ada di luar kotak itu

"iya,aku tau persis kotak ini,karna dulu bunda kalian sering memperlihatkan ini kepadaku,dan tak di sangka kalau aku menemukan kotak gelang bunda mu di rumah mu jisung..
ucap sullyoon yg mulai membuka kotak kecil itu dna memperlihatkan gelang cantik berwarna perak,dan ada gambar lumba² yg bergantung

"mungkin itu tidak aneh karna memang kau saja anaknya namun bukanya,kalian berdua memang sedang mencari² kotak gelang ini? lalu bagaimana bisa kotak ini berada di rumah mu jisung sedangkan kau bilang kau belum menemukan kotak gelang ini?"
sambung sullyoon

"jisung!,kau sudah menemukan kotak ini dari lama!? mengapa kau tidak mengatakan nya!"
bentak jeno

"ti-tidak..aku sama sekali belum menemukan kota gelang bunda,,aku tidak tau.."
jawab jisung

"lalu mengapa kotak gelang bunda bisa berada di rumah mu.."
tanya sullyoon

"tunggu,ta-tadi chen-chenle bilang ka-kalau ia kehilangan gelang nya beserta dengan kotak² nya.. apa mungkin itu.. yang di maksud chen-chenle.."
ucap jisung yg terbata bata

"kalau benar,berarti chenle ada sangkut pautnya dengan bunda kalian..."
ucap sullyoon,kini mereka semua bingung dnegan percakapan ini,terlebih lagi pada jisung,ia sangat bingung apa artinya ini semua..

"chenle, sebenernya kau siapa....."










sekian.

MAFIA || JICHEN [SUDAH TERBIT]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang