Haloo guys 😘
Makasih ya udah vote di part sebelumnya, maaf ya kalo Masi banyak yang typo soalnya Masi pemula
Lanjut aja ya 😁😁
Setelah kejadian di arena itu semua orang sedang duduk di depan ruang ICU yang di dalamnya ada Marsha yang tertidur lemah dan koma, mereka sedang berfikir apa yang harus mereka katakan kepada Daniel dan indah nanti jika mereka datang, karena mereka tadi memberikan informasi bahwa Marsha masuk rumah sakit karena tertusuk oleh orang lain
Lulu yg paling tua pun harus berfikir keras karena selagi orang tuanya di luar kota dia yang harus bertanggung jawab atas keadaan dan keselamatan adik-adiknya, Rasya yg melihat Lulu melamun pun menghampiri nya dan memegang bahunya, Lulu yang kaget kerena ada orang yang tiba-tiba memegang bahu nya pun menoleh
"Kak Lulu jang sedih ya, kita pasti dapat jalan keluarnya, kak Lulu harus kuat ya, aku tau perasaan kak Lulu" ucap Rasya sambil mengelus bahunya
"Iya ray Kak tau ko tapiii...."belum selesai bicara ada seorang pemuda yang menghampar mereka dengan nafas yang tidak teratur seperti habis lari maraton (soalnya kalo lari ngejar kamu itu mustahil) author
"Kak Lulu, kak ashel, kak flora, kak Olla,, gimana keadaan KA Marsha"
Ucap pemuda itu sambil mengatur nafasnya
"Selo" ucap mereka semua dan langsung berdiri
"Lu ngapain disini ha!!" Kata dero dengan suara tinggi, cewek-cewek pun bingung kenapa dero seperti tidak suka dengan kedatangan Selo
"Dero!!" Tegur Indira, " kenapa dir, gw cuma nanya Brengkes ini kenapa ada di sin" kata dero sambil menunjuk Selo "dero lu kenapa sih, lu kalo kesel ingat tempat, ini rumah sakit banyak pasien yang ingin ketenangan, apalagi ini udah malam " tegur Indira yang sudah sedikit emosi
"Cik, iya-iya" kata dero sambil berdecik kesal
"Gimana keadaan KA Marsha?" Tanya Selo lagi
"Marsha belum siuman, kata dokter Marsha kekurangan darah kerena tusukan yang cukup dalam dan jarak rumah sakit dengan tempat kejadian cukup jauh jadi banyak darah yang keluar" kata Lulu menjelaskan
"Ha!! Ko bisa KA Marsha kenapa tembak" kaget Selo
"Sorry sel ini salah gw, seharusnya gw yang ada di dalam sekarang bukan Marsha" kata zean yang merasa bersalah dan menoleh ke ruangan Marsha yang terbaring tak sadarkan diri
"Maksud lu?" Kata Selo sambil melihat zean
"Jadi gini, biar gw yang jelasin" kata Aran
Flashback on
Zean pun berhenti di garis finis dan turun dari motornya, teman-temannya yang melihat itu pun berlari dan mengangkat tubuh zean dan melimpah-lemparkan ke udara
"Hahahaha" tawa bahagia terdengar sangat keras, zean pun diturunkan
"Zean" panggil arol
Sambil memegang pisau kecil yang ia bawa di sakunya, Marsha yang melihat itu pun panik dan berlari ke zean
"Apa?"tanya zean menoleh ke arah lawan nya tadi
"Mati Lo zean"teriak arol berlari ke zean sambil memegang pisau kecil di tangannya
"MARSHA"teriak semua orang karena bukan zean yang tertusuk melainkan Marsha yang berdiri di depannya
Flashback off
KAMU SEDANG MEMBACA
DUA Kepribadian Zean
Teen Fictionwarning hanya Fiks oke • • • • • Dimohon bijak dalam membaca
