Kami telah memperbarui Pedoman Konten kami.
Tinjau pedoman terbaru untuk terus berbagi cerita dengan aman.

BAB 48 ( LAST EPISODE )

78 7 2
                                        

Papa Alaris kaget saat melihat serigala putih yang sudah berubah wujud menjadi manusia yang dimana serigala itu atau Agnesia sangat mirip dengan mendiang putri nya Ellena.

"Ellena.."gumam papa Alaris.

"Dia bukan Ellena pa, dia Agnesia putri raja serigala putih."jawab Jake.

"Bagaimana bisa dia begitu mirip dengan Ellena, Jake..ini sangat mustahil."kata papa Alaris dengan menatap dalam Agnesia.

"Ceritanya panjang pa, saat ini mari berusaha untuk menembus dinding gaib ini dahulu, ayo kita satukan kekuatan kita." sahut Steven.

Papa Alaris dan lainnya pun menyatukan kekuatan mereka untuk menembus dinding penghalang, tapi tetap saja kekuatan mereka semua tidak mampu menembus dinding itu.

Sementara di dalam dinding gaib...

Evan dan yang lain terkejut dengan kedatangan Agnesia yang tiba tiba dan ia berdiri di samping Evan.

"Wahh waahh siapa lagi ini hmm, sangat cantik oh apakah para vampir sekarang sudah damai dengan bangsa serigala hmm..??"kata Crhist.

"Kalian berdua sebaiknya pergi dari sini, atau kami ber 3 akan menghabisi kalian saat ini juga."ancam Agnesia.

"Oohh tenang cantik, ini urusan kami dengan putra Roderick ini sebaiknya kau jangan ikut campur atauuu...."

"Agnesia mundurlah dan bawa Syevana pergi dari sini, biar yang menghadapi mereka aku dan Jay."kata Evan.

"Evan help.."gumam Syevana pelan.

"Tidak tuan, aku merasakan hawa jahat dari 2 vampir ini, kalian tidak bisa melawan mereka sendiri."jawab Agnesia.

"Tapi Jay juga dalam mode berbahaya Agnesia, tolong bawa Syevana pergi sejauh jauhnya dari sini, mereka berdua biarkan aku dan Jay yang menangani nya."sahut Evan.

"Keadaan tuan Jay tidak memungkinkan untuk melawan 2 vampir itu tuan Evan, karena baginya kak Syevana sekarang yang terpenting, ah sudahlah tidak penting berdebat sekarang, ayo serang 2 vampir itu dan rebut kunci itu, tapi kau yang harus merebutnya jangan sampai kunci itu jatuh ke tangan tuan Jay."ucap Agnesia.

Evan dan Agnesia pun ber ancang ancang untuk menyerang Christ dan George, sementara Jay masih fokus dengan Syevana.

"Jay, serang 2 vampir itu kenapa memegangi ku saja."sentak Syevana.

"Tidak biarkan Evan saja bersama serigala itu, aku akan disini denganmu karena yang terpenting adalah kamu saat ini."jawab Jay.

"Dasar vampir pengecut, apa kamu tidak berani melawan 2 vampir putra Aladrick itu hah, dugaan ku memang benar hanya Evan ku lah yang pemberani disini, cih."ucap Syevana untuk memancing agar Jay melepaskan dirinya dan membantu Evan dan Agnesia.

Jay melirik tajam ke arah Syevana.

"Baiklah sayang akan ku buktikan padamu aku lebih hebat dari Evan mu itu, akan kubunuh 2 vampir itu dengan 1x serangan bahkan aku mungkin juga akan melenyapkan Evan mu itu."seringai Jay.

"Baiklah kalau begitu buktikan sana kalau kamu memang lebih hebat dari Evan, bantu Evan dan Agnesia SEKARANG."sentak Syevana.

Jay melepaskan tangan Syevana dan ikut serta dalam pertarungan.

"Waah waah waaah 3 vs 2, ini tidak adil iyakan George."ucap Christ dengan senyum mengerikan.

"Yaah jika kalian memang laki laki, jangan libatkan perempuan serigala itu di pertarungan kita ini."sahut George.

"Agnesia sebaiknya kau mundur, jangan ikut campur urusan kami."bentak Jay.

Agnesia menatap Jay dengan kesal.

SACRIFICE SEASON 2 [ END ]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang