part 23

139 4 0
                                        

hari ini adalah acara nikahan seo hendery dan Nakamoto xiojun mungkin sehabis ini nama nya akan menjadi seo

didalam ruang rias

dejun sudah siap dengan pakaian pengantin nya dan makeup yg sangat menawan

"huftt dejun tenangin diri lo ingat ini acara nikahan bukan acara bunuh bunuhan"ucap dejun pada diri nya sendiri

"anak nya buna udh besar ya"ucap winwin yg dari tdi mendampingi anak sulung nya

"buna"ucap dejun sambil memeluk tubuh winwin

hiks
hiks
hiks

sudah terdengar lah suara tangisan dejun

"ehh anak buna ga boleh nangis"ucap winwin menghapus air mata yg keluar dari mata dejun

"hiks... hiks.. berarti nnti tandanya dejun udh ga bisa tinggal sama ayah sama buna lagi dong hiks... hiks" ucap dejun

"bukan nya ga boleh tapi kan kamu akan segera memiliki suami boleh kok kalo kamu mau nginep dirumah"ucap winwin

tak berselang lama haechan, renjun, jaemin masuk kedalam ruangan tersebut

"AAAA KAK DEJUN CANTIK NYOO"teriak haechan

pliss lah haechan jangan teriak' bisa² kuping orang yang ada didalam bisa rusak

"ADUH CHAN JNGAN TERIAK-TERIAK DONG"ucap renjun

"tapi kan lo sendiri teriak jun"peringat jaemin

"ohh iya juga ya"

"goblok"jawab haechan dan jaemin

"ehh udah² jangan berantem"lerai winwin

"kak dejun gugup ga?"tanya renjun yg sudah duduk disamping dejun

"gugup banget"ucap dejun

"semangat ka jngn gugup"ucap jaemin yg menyemangati kakak tercinta nya

"jadi ini ya chan yg dirasain kmu dulu"ucap dejun

"udh kak dejun jangan gugup"balas haechan

"iyaa soalnya muka kakak klo gugup ky kebelet eek"ucap renjun

"sembarangan"jawab dejun dan renjun pun hanya cengar cengir

"sini-sini peluk kakak"mereka berempat pun berpelukan

kalo buna winwin?

hah dia mah ga di ajak tpi klo mau pelukan sama author aja🤭

"kak udh siap belum?"tanya yuta

"hah udh kok yah"jawab dejun

"ayok anak-anak kita keluar"ucap buna winwin

dan setelah itu renjun, haechan, jaemin
ngikutin winwin dari belakang

skip

yuta dan dejun pun berjalan beriringan menuju altar yang sudah ada hendery dan pendeta

tak berselang lama yuta and dejun sudah berdiri di depan mereka

"dery ayah titip dejun ya"ucap yuta ke hendery

"siap ayah dery bakal jaga dejun kok"jawab hendery

"klo kalian ada masalah selesaikan dengan kepala dingin jangan pakai kekerasan, dan ingat sekali lagi kalau kamu main kekerasan saya ga segan-segan buat hancurin tangan kamu yang sudah melukai anak saya"ucap yuta ga main-main dengan ucapan nya

"tenang aja hendery ga bakal kaya gitu sama dejun"balas hendery dan yuta hanya tersenyum menanggapinya

setelah itu yuta pun kembali duduk disamping sang istri

Perjodohan (markhyuck)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang