LILY POV
"Ahh ali mana nggk ada ilernya?" Teriak ku yang langsung menjewer telinganya
"Aduh aduh sakit bie" ringis ali
"Bodo" jawabku ketus
"Iya iya jangan ngambek dong bie" rayu ali
"Biarin" ketus ku
Ali lalu menarik tanganku dan memeluk ku di tenggelamkan kepalaku ke dada bidangnya " jangan marah ya bie janji deh nggk ngulangin lagi " ucapnya saat memelukku .
"Janji" jawabku dengan melepaskan pelukannya
"Iya yaudah sana mandi aku tunggu di bawah ya" ucap ali
"Iya"jawab ku
Setelah 20 menit mandi dan berdandan sedikit aku turun menemui prince ku, kulihat ali yang sibuk dengan iphone nya.
"Ali ayyuk" ajak ku
Ali yang kemudian menoleh dan entah apa yang membuatnya melongoh tak jelas
"Ih ali kenapa jelek ya atau berantakan?" Tanyaku menyadarkan lamunanya.
"Eh..eng..enggak kok bie malah cantik banget hari ini" puji ali yang membuat pipiku seperti kepiting rebus.
"Udah ayuk berangkat" ajak ku
"Tapi bie kamu nggk sarapan dulu?" Ucap ali
"Nggk nanti aja keburu telat nih yuk berangkat" jawabku
"Ya udah ayuk" jawab ali pasrah
Skip
Author POV
Setelah sampai disekolah,ali terus menggandeng lily di sepanjang koridor menuju kelas banyak pasang mata yang memperhatikan mereka ada yang suka dan banyak juga yang nggk suka
"Ih kak ali sama kak lily cocok ya" kata salah satu siswi
"Ih apa'an cocok an juga ama gue!" Jawab siswi ke dua
Ali dan lily yang mengetahui itu tidak pernah menanggapinya toh mereka yang jalanin
Skipp
Sesampai di kelas itte yang terkejut atas kedatangan lily dan ali pun sontak memeluk lily sangat erat karna sangking kangenya
"Ahh lily gue kangen lo" teriak itte yang langsung memeluk lily
"It..te..gu..e...ju..ga..kann...gen...lo..." ucap lily terbata karna susah nafas akibat pelukan itte. Ali yang mengetahui bidadarinya tersiksa langsung berusaha melepaskan pelukan itte
"Heh itte udah kasian bidadari gue sesak nafas tuh" bentak ali.
"Eh.. maaf ly abisnya gue kangen banget ama lo" jawab itte.
"Iya gak papa itte " jawab lily santai
Skipp
"Krriiingg" bel istirahat berbunyi murid murid keluar kelasnya masing masing tinggallah ali,lily,itte,dan zidan yang masih membereskan buku bukunya
"Ayuuk ke kantin kamu kan tadi belum sarapan" ajak ali ke lily
"Oh jadi hanya lily nih yang diajak kita enggak"ledek zidan
"Eh apa'an si lo kalau ikut ya ikut aja kali " jawab ali ketus.
"Udah udah ayuuk daripada berantem disini" lerai itte
Prilly POV
Entah kenapa saat di koridor menuju kantin kepala gue pusing banget "jangan sekarang ya allah jangan " batinku dalam hati
"Bie kamu nggk papa wajah kamu pucet banget?" Tanya ali yang menyadari wajahku muali memutih seperti mayat
"Enggak nggak papa kok honey" jawabku membohongi ali
"Brrruuukk" entah kenapa semuanya jadi gelap taj ada sedikitpun cahaya disana.
Gimana kelanjutannya apa yang terjadi pada lily ? Ingin tau pantau terus next partnya ya :D
Hy readers maaf ya banyak typo jelek juga gk papa kan :)
Vote and comment nya jangan lupa! Jangan jadi pembaca gelap oke da ingat hargai penulis
KAMU SEDANG MEMBACA
SAHABAT DAN CINTA
Diversospershabatan dan cinta yang kuat lah yang mampu membuat gadis kecil itu berjuang melawan penyakitnya baca ya readers:)
