part 3

123 13 1
                                    

Mentari mulai menyinari tempat kamping kami

Randy P.O.V
Aku tiba tiba terbangun mendengar suara teriakan pacarku aku pun langsung menghapirinnya disana banyak orang sedang berkumpul melihat sesuatu aku pun mendekat Dan melihat
Mataku tak percaya APA yang kulihat
Melihat sahabat pertama Dan terbaikku sudah tiada bunuh diri
Aku mendekattinya
"Marco marrcoo bangunn udh pagi ini kan akuu bi..lang kitaa mau bicarain masalah kemarin marr Marco!" Kataku air mata ku tak berhenti mengalir terus membasahi pipi ku
Aku melihat sesuatu di tangan kanannya Dan aku mengambil Dan membaca nya
Seketika itu aku tidak bersedih lagi
"Aku akan membalaskan dendammu kepada mereka semua" kataku dalam hati.
Dan ibu susanti berkata" kalian tetaplah disini semua guru akan pergi sebentar bapak afsik akan menjaga kalian tetap lab di tenda jangan ada yang keluar sebelum kami kembali!"katanya
"Pak kami titip anak anak bentar ya bapak jagan di luar sini" perintahnya kepada bapak afsik

"Pertama tama akan kubunuh dia pelan pelan" kataku dalam hati
Aku melihat Alex Dan vanesa udh tidur aku pun bergegas keluar mencari orang yang bernama Richard itu eeh aku menemukannya sedang mengumpulkan ranting pohon
"Pas sekali aku bertemu denganmu" kataku
"Ohh ran aku turut berduka cita ya" katanya
Dan aku mengambil batang pohon langsung memukul kepalanya yang membuat dia pingsan

Aku pun menyeretnya ke rumah tua di tengah hutan itu

Richard P.O.V
"Dimana aku kepalaku sakit sekali ada APA ini kok tangan ku di ikat kencang sekali" kataku
"Ohh kamu udh bangun yaa" kata seseorang yang tak bisa ku lihat mukanya
"Kok bingung" kata dia
"Siapa kamu?" Kataku
"Siapa aku aku adalah malaikat pencabut nyawa mu" katanya sambil menunjukan wajahnya
"Randy! Lepasin aku" kataku terkejut ternyata itu randy
"Lepasin kamu oke tapi tunggu aku bermain main dengan mu dulu" katanya

Randy P.O.V
"OK sekarang kita main dulu dengan jari jari mu" kataku sambil mengambil gunting
"Ehh cat lihat deh aku ada gunting eh bentar kukumu jorok sekali sini aku bersihkan" kataku
Aku pun mulai medekatkan gunting ku ke jarinya tiba tiba dia teriak karena.aku gunting jarinya
"Yaelah Richard tenang aja jari mu belum putus kok" kataku sambil memotong semua jarinya ada yang putus ada yang hampir putus
"Rich kamu liat deh jari kamu ud putus 6 aduh kasian banget mana pacar baru kamu cat" kataku marah
"APA salahku" katanya
"Kamu mau tau APA salah kamu kamu telah membunuh saudara ku!" Kataku membentaknya
Sekarang aku akan membagikan rasa sakit ini ke kamu
Sekarang aku mengambil kapal Dan memotong kakinya itu
Tek tek tek suara kapakku yang mulai memotong kakinya diiringi teriakan dia Dan darah pun keluar
"Hmm dah lama aku gk mencium bau anyir ini " kataku senang
"Oops kok putus kaki kamu cat yahh udh gk bisa main bola lagi deh kamu
Kasian padalah kamu pandai yaa main bola" kataku mengejeknya
Dia tidak ada response karena dia udh terlihat lemas karena kehilangan banyak darah
"APA lagi yaa?oh ya mata kamu kan.indah jadi pengen aku mencongkelnya" kataku
Aku pun mengambil sendok Dan mulai mencongkel matanya
"Oops lepas deh mata kamu satu" kataku
Aku membiarkan mata satunya agar dia dapat melihat penderitaannya
"Udhan lah main sama kamu tapi ini yang terakhir Dan yang paling menyakitkan" kataku
Aku mengambil minyak Dan membasahi area sekitar alat kelaminnya Dan ini dia show time
Kata ku semamgat Dan aku mengambil kotek api Dan membakarnya pelahan dia menjerit kesakitan Dan ketika aku melihat dia sudah berhenti menjerit Dan bergerak Dan aku menyiram air biar apinya padam Dan aku berkata "udh yaa mainnya kamu mungkin akan bermain di neraka lagi Dan aku akan melempar mayat ini ke dekat tenda pacarmu ini" kataku sambil pergi meninggalkan mayat di sebelah tenda dorin

Gimana readers?mau tau kelanjutannya???
Di voment dlu yaa
Thx yang udh membaca
Hargai authornya capek ngetik
Jgn jadi silent readers ya
Bye semua sampai jumpa di cerita selanjutnya ya

I'm PsychopathTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang