Bukk! Kali ini Aldo memukul wajah Nata. Mengapa? Karena katanya sih Nata menyukai Alee yang secara dia tu gebetan Aldo.
Meskipun cuma mengaku ngaku si Aldo.Ini sudah menjadi keseharian Nata. Di gebukin geng the core yaitu geng Aldo karena cuma berbicara kepada Alee.
Nata sudah sangat lama menyukai Alee. Tetapi usahanya untuk mendapatkan doi terhalang karena ada Aldo. Dan kini, dia harus menerima apa yang di berikan Aldo.
"STOP, ALDO! Kamu bisa bunuh dia." Alee kini bicara. Seperti robot, Aldo langsung menghentikan kegiatannya itu dan mendatangi Alee lalu merangkulnya. Alee segera menyingkirkan tangan Aldo dari bahu nya.
Nata kini di bantu berdiri oleh Kiki. Selama ini Kiki yang membantunya. Berharap kalau Nata bisa melupakan Alee jika bersamanya. Tetapi BIG NO. Sama sekali enggak.
Kiki takut. Jika dia mengutarakan perasaannya, lalu Nata tak suka, dia malah menjauhinya. Makanya Kiki sekarang hanya bisa pasrah. Terjebak di Friendzone.
Nathan Firas. Nata,
Dia itu sebenarnya ganteng... ralat pake banget banget! Tapi kacamata nya itu. Gak cocok bener. Bikin dia dari ibaratkan manu rios jadi manu hueekk! (Ini cast manu rios sih -_-)
Dia tidak pintar pintar banget dalam pelajaran. Tapi kalau soal seni atau semacamnya, top chart deh! Dia menyukai Aletta Adriana. Sang primadona sekolah. Tetapi karena itu, dia terjerumus masalah dengan berandalan sekolah, Aldiano.
Sedangkan, yang paling dekatnya saja dia tidak peka (yahh iykwim Rizky Annisa).
Kiki mentitah nya menuju UKS. "Woii buruan bantuin dia laa!" Teriak Kiki di UKS itu. Segera dokter dokter remaja itu menolong Nata.
Kiki menghela napas berat. Dia duduk di sofa kecil yang ada di dalam UKS. Melihat Nata yang sedang di tangani.
Sekolah ini tidak mengambil tindakan tentang Aldo. Karena orang tua Aldo adalah donatur yang besar untuk sekolah ini. Gila sekali sampai yang salah tidak di hukum.
"Kii..."
"E... ehhh... jangan bangkit dulu. Berbaring aja. Kamu masih sakit."
Nata berusaha bangkit dari kasur. Tetapi di tahan oleh Kiki. Dengan membujuknya, akhirnya Nata mau tetap menetap di sini.
"Nat... kamu jangan deket lagi deh sama Alee. Dari pada kamu gini lagi?" Kiki mengatakannya dengan perlahan. Takut jika dia salah ngomong. Tau kan, kalau suka sama seseorang, seseorang itu kayak bukan dirinya lagi saja.
"Gak, Ki. Selama aku belum mati, aku bakal perjuangin Alee." Kata Nata dengan nada yang sangat mantap. Kiki terhenyak. Kalau saja Nata tau kalau dia suka dengannya. Tanpa harus memikirkan Alee. Tapi apa daya.
Ingin sekali Kiki merasakan perjuangan Nata. Tetapi memperjuangkannya. Bukan Alee. How lucky she is? Di kelilingi orang tampan. Kiki sampai berandai andai bagaimana jika dia yang menjadi Alee. Pasti dia akan sangat beruntung.
**
"Kamu ngapain liatin aku, heh?"
Nata membuyarkan lamunan Kiki. Sekarang Kiki menyembunyikan wajahnya. Malu banget pasti ketauan ngeliatin."Emm... aku gak boleh ya liat kamu? Abisnya kamu jelek sih." Dusta Kiki. Sejak kapan Kiki menganggap Nata itu jelek? Mungkin iya. Tapi di dunia paralel. Dunia cermin. Atau dunia terbalik.
"Iya aku tau aku jelek deh..." Nata men-drama ala ala ftv lagi deh -.- kini dia terisak isak sambil memegang dada bidangnya. King of drama.
"Pliss...Nat. jangan mulai lagi." Kiki sekarang memohon kepada Nata. Seorang Nathan Firas akan membuat Rizky Annisa malu di depan orang ketika Nata berbuat seperti itu. Dan maka dari itu tak bisa di biarkan.

KAMU SEDANG MEMBACA
It's About Nathan
Novela JuvenilNerd ketemu nerd. Yang satu terlalu ngarep yang satu ngarep yang ngarep. Mereka cuma sahabat. Yang satu peka yang satu kode tapi pura pura gatau. Baca aja kali. 'Cover by: @NadyaAdlin'