"Kamu rajin bgt nyariin anak tante hehe,hwamin baru saja pulang dari jep--eumm maksud tante pulang mudik hehe"jelas mmhnya hwamin bingung kpd taehyung,taehyung menautkan kedua alisnya ikutan bingung/?
"Oiya masuk aja ke kmrnya gapapa ko,ada diatas"lanjut mmhnya hwamin
. . .
Cklek
. . .
"Eehh T-tae?l-lo beneran kesini?"ucap hwamin gelagapan dan menyembunyikan kedua tangannya saat taehyung lgsung masuk kamar hwamin.
Taehyung tidak menjawab,dia masih diambang pintu,bingung dengan sikap anehnya malam ini.
"L-lo keluar dulu deh,gua mau ke kamar mandi,mau buka jaket,disini panas banget nih,gerah"ucap hwamin masih duduk di ranjang dan kedua tangannya masih di balik punggungnya.
Taehyung masih dengan wajah datarnya langsung berjalan kearah hwamin dan
Grebb{}
memeluknya erat,sangat.
Tapi hwamin tidak membalas pelukannya karena ada sesuatu di kedua tangannya.
"Gue kangen elo min,kangen banget sama lu"ucap taehyung dipelukannya.
Merasa pelukannya tidak dibalas Taehyung sedikit demi sedikit melepas pelukannya dan melihat wjah pucat hwamin dgn airmata yg jatuh.
"Yatuhan,elo sakit?mukanyaa pucet bgt ayo kita ke rumah sakit,ayoo--ehh"taehyung menarik tangan hwamin dan dia kaget bukan main.. . . Darah.. . . "Darah?ini kenapa?ada apa sama lo min?ayo kerumah sakit"ucap taehyung khawatir
Hwamin menggeleng "engga ko,tenang aja ini tadi gue cuma batuk doang mungkin efek tenggorokan sakit ya terus kepanasan,jadi agak keluar keringet terus kaya pucet gitu kann,udh biasa ini mahh"jelas hwamin panjang lebar,dan ditatap oleh taehyung
"Lu bohong!"ucap taehyung enteng.
"Aduhh panas bgt gilaa,gue ga bohong koo,bnr,lo gapercaya?nih gue bisa berdi--"
Brugh~
"HWAMIIN!!!!!"teriak taehyung saat hwamin mencoba berdiri.