Acara pun selesai
Hari ini cmn ada acara untuk pengarahan mahasiswi dan mahasiswa baru, selebihnya akan dilaksanan keesokan hari nya. Karena jam msh terlihat pukul 12 siang, kusempatkan untuk berkeliling - keliling kampus.
"Kampus yg bagus juga" ucap ku dalam hati
Saat ku berjalan di halaman kampus, mata ku tertuju pada bangku taman. Kududuk sejenak sambil mendengarkan musik.
Stand by you- Rachel Platten
Oh, tears,
Make kaleidoscopes in your eyes
And hurt,
I know you're hurting, but so am I
And love,
If your wings are broken
Borrow mine so yours can open too
Cause I'm gonna stand by you
Even if we're breaking down,
We can find a way to break through
Even if we can't find heaven,
I'll walk through hell with you
Love, you're not alone
Cause I'm gonna stand by you ~~~
Lalu ada yg ganjal saat ku sedang mendengarkan musik, seperti ada seseorang yg duduk disamping ku...tapi ku abaikan dan ku fokus lagi ke handphone ku. Saat ku merasa kepo dengan orang itu, kusempatkan untuk menengok.
Ku diam, ku tercengang, ku kaku, ku... ah sudahlah lebay
Dia
Adalah
Jeon
Jungkook
Oh~
ia pun segera menengok ke arah ku tapi dengan cepat ku luruskan lagi pandangan ku kedepan, kurasa ia tersenyum padaku.. dan saat ku kembali menengok, yg benar saja dia benar - benar terseyum padaku.
Deg deg deg~
"Aku ingin berteman dengan mu" ucapnya membuka percakapan.
"Yaa boleh saja, kenapa tidak?" Ucapku
Dia pun terseyum kembali dan memperlihatkan gigi bunny nya itu.. imoetnya~hahaa
Kurasa banyak orang yang sedang melihat ke arahku, mungkin karena percakapan singkat ku dengan Jungkook tadi...mungkin Jungkook akan menjadi lelaki yang disukai 1 kampus ini.
Haripun berlalu...
Kujalani hari seperti biasanya, mengikuti mata kuliah di pagi yang cerah ini. Tiba - tiba ada sesosok manusia yang baru saja berkenalan denganku kemarin, Jeon Jungkook.
"Loh kenapa dia masuk ke kelas ini?" Ucapku dalam hati
Suara anak - anak kelas sangat berisik karena meneriaki Jeon Jungkook
"Duduk sini saja"
"Bangku sebelah masih kosong kok"
"Ayo sayang di sini aja"
Dengan percaya dirinya, Jungkook masuk dan memandangku dari kejauhan, serta tersenyum. Diriku yang sedang melihat kearahnya pun reflek membuang muka karena tersipu malu. Perlahan orang itu berjalan dan memilih tempat duduk, namun aku merasa bahwa Jungkook sedang menuju ke arahku. Dan benar saja, Ia memilih bangku tepat di sebelahku.
Mata anak - anak lain pun jadi tertuju kepadaku dan seperti ingin menerkamku.
"Huff ada saja di pagi yang cerah ini" batinku.
Setelah duduk, Jungkook berbisik dan menyapaku
"Halo Yura" ucap Jungkook kepadaku
Diriku langsung merinding dan jantungku terpacu dengan sangat cepat. Aku mentapnya dan hanya tersenyum saja karena terlalu malu, tapi di dalam hatiku rasanya ingin meledak. Bayangkan saja seorang Jungkook yang diidamkan oleh para wanita, bisa - bisanya menyapaku!! Namunaku harus stay cool.
Pelajaran di mulai seperti biasanya, bedanya diriku tidak ada fokus - fokusnya sedari tadi. Aku merasa Jungkook sedang menatapku sekarang, tapi aku tidak menengoknya. Tapi kalau tidak menengok diriku ini sangat penasaran, akhirnya aku menengok dengan sangat cepat, lalu benar Jungkook sedang menatapku..
"Ada apa?"tanyaku kepadanya
"Tidak apa - apa, aku hanya merasa dirimu cantik" ucapnya
Aku hanya terdiam dan sedikit melotot, yang benar saja seorang Jungkook memuji cantik!! Sudah gila kupikir. Aku harus memulihkan diri, akhirnya kuijin untuk pergi ke toilet.
Lanjut chapter selanjutnya....
KAMU SEDANG MEMBACA
Always Together (Jungkook FF)
FanfictionSiapa yang sangka bahwa Kim Yura bisa dekat dengan seorang Jeon Jungkook karena dipertemukan oleh takdir.
