Chapter 3 : It's You?!

30 6 0
                                    

Ku harapkan kepada para sider, apa susahnya sih tekan tombol v o t e ?




Aku meletakkan Kue di meja makan dan melihat jam " 1 jam lagi mama pulang" ucap ku dan ku regangkan otot leher ku dan tangan ku. "Sebaiknya aku mandi dulu." Aku langsung ke naik kelantai atas tempat kamarku berada.

Aku langsung meletakkan tas ku di meja belajar, Aku sangat lelah dengan kejadian hari ini. Aku membuka baju ku dan aku pergi untuk mandi berendam, untuk wanita seperti aku butuh cukup waktu yang agak lama untuk mandi karena aku menyukai air. karena air mengingatkan ku pada orang yang ku sayangi.

Selesai mandi aku memakai baju dan tiduran di tempat tidurku, aku sangat lelah dan mulai tertidur hingga suara membanggunkan ku.

"Line"

Aku bangun dan melihat Hp ku untuk mngecek chat yang masuk,

Mama: "Shinna mama udah sampai." aku melihat pesan mama dan sedikit terkejut. Aku melihat jam sudah menunjukkan pukul 8.10, langsung saja aku turun dan berlari menuju pintu rumah.

Aku turun dari tangga serta langsung membuka pintu rumah dan memeluk cepat wanita yang paling ku sayangi di dunia yang ada di hadapan ku ini.

"Ma! kangen! Oleh-oleh!", ucap ku pada mama. aku tak mau basa basi, aku kangen mama plus mengiginkan oleh olehnya.

"Kamu ini bersikap manis ternyata ada maunya, sebenarnya kamu kangen mama atau cuma mengucapkan itu untuk mendapatkan oleh-oleh?", tanya mama menginterupsi ku.

"Hahahaa.." Aku cuma tertawa pelan dan membawa koper mama yang lebih berat dari sebelumnya, aku merasakan banyaknya oleh-oleh yang di bawa mama.

Aku meletakkan koper mama di kamar, syukurlah kamar mama ada di lantai bawah. Keluarga ku memang kaya tapi beda dengan urusan rumah, Mama ku tak ingin rumah yang terlalu besar atau kecil. Cukup membuat nyaman dan aman itu lah perkataan mama padaku, kami punya villa di Inggris dan juga Jepang hanya saja yang di inggris kami jarang menggunkannya hanya Villa yang di Jepang selalu di gunakan, tempat adik ku tinggal dan bersekolah di sana.

"Ma, ini rotinya." Aku memberikan mama roti pesanannya.

Mama mengambil roti itu dan mencicipinya sedikit "Makasih ya sayang, mama istrirahat dulu ya. besok mama memberi mu oleh-olehnya"

"Iya ma" Aku tersenyum "Night Ma!" ucap ku dan pergi menuju kamar ku.



~~~

"Nah!"

Aku menyerahkan berkas anak baru dan jadwal pengenalan pada sahabat ku yang menjabat sebagai ketua Teater itu.

Jessica menatap ku heran dan menyentuh keningku "Ngak panas?!, Kau sudah berubah Shinna? biasanya kan perkerjaan seperti ini sangat malas kau kerjakan?" balas Jessica pada ku yang membuat mood ku sedikit goyah.

Aku mendengus kesal "Oh aja!" aku langsung pergi menuju kelas, meniggalkan Jessica dengan segala pikirannya tentang ku.


Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: Nov 02, 2017 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

Roleplayer LoveTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang