Pagi itu jam pelajaran pertama adalah olahraga, kita semua turun ke lapangan...Kita mulai pemanasan, sampai saat lari kecil, aku merasa kepala ku pusing, lalu aku jatuh pingsan. Sayup kudengar suaramu membangunkan ku. Ingin rasanya aku bangun, tapi aku tidak mampu untuk bangun, tubuhku lemas, sakit yang amat sangat kurasakan dikepala ku. Saat aku terbangun, aku sudah berada di rumah. Lalu aku bertanya pada mama ku
"mah siapa yang bawa aku ke rumah?"
"tadi revan sama karin yang antar kamu"
"ohh gitu mah"
"ya, kamu istirahat ya nak"
"ya mah" jawabku
3 hari aku tidak sekolah..mama ku menyarankan ku untuk istirahat dirumah. Dirumah seringkali kurasakan sakit dikepalaku, tapi aku tidak pernah memberi tahu siapapun tentang rasa sakit ini. Karena aku tidak ingin merepotkan siapapun. Biarkan aku yang merasakan sakit ini sendiri, tak perlu ada yang mengetahui, hanya aku dan Tuhan yang tahu. Sore itu kamu datang menjengukku, seketika itu aku merasa sembuh, karena kamu adalah titik kebahagiaan ku.
"Hai chel, gimana keadaan kamu,kamu sudah ke dokter belum?"
"Ya aku sudah agak mendingan..aku gak ke dokter, paling ini cuma kecapean"
"Ya sudah yang penting kamu jangan kecapean ya chel"
"Iya, eh karin kemana?"
"Dia ada bimbel hari ini"
Sambil melihat jam ditangan mu..
"Aku pamit dulu ya chel sekalian mau jemput karin"
"hmmh jemput karin?"(dengan nada yang heran"
"Iya, ya sudah ya chel dahhh"
"Dah, hati hati"
3 Hari kemudian aku kembali ke sekolah, saat masuk kelas kulihat kau sedang bercanda, tertawa ria bersama karin..Entah rasa apa yang ada didalam hati ku, aku merasa cemburu. Lalu aku masuk ke kelas dan duduk.
"Eh archellia kamu udah masuk lagi" kata sahabat ku afira
"Iya kebetulan sudah mendingan"
Afria adalah sahabat terbaik ku, aku memang jarang menceritakan dia ke orang lain, dia sulit untuk ku jelaskan, yang jelas dia adalah orang yang sangat baik, setia kawan, dia pun pintar, dia supergirl haha, satgas kelas juga.Saat istirahat aku memang jarang bersamanya tapi disaat belajar aku selalu bersamanya, meskipun ada revan aku tidak mengabaikan afria
Pulang sekolah aku dijemput mama ku dan mampir ke rumah sakit dulu untuk memeriksa apa yang sebenarnya terjadi pada ku
Dokter mengatakan aku terkena leukemia. Dunia terasa runtuh saat aku mendengarnya, apa yang harus aku lakukan, ingin rasanya aku pukul diriku sendiri, karena aku hanya makin menyusahkan orang sekitar ku. Mengapa harus aku yang seperti ini. Dimana keadilan untukku disaat aku sakit akupun harus rela melepas orang yang aku sayang untuk orang lain. Hal apa yang lebih buruk dari kehilangan? Gak ada!!! Cobalah mengerti. Tidak ada obat untuk menyembuhkan luka hati ini!
KAMU SEDANG MEMBACA
Cinta Dalam Hati
RomanceYaa...Aku mencintai mu ,aku mengagumi mu. Aku selalu berusaha mendekati mu, tapi kau memilih menjauh dari ku..Ku sadar, aku bukan yang kau inginkan, Tapi izinkan aku mencintai mu dalam hatiku selalu.
